KAMIS, 17 februari 2005

I AM BACK...

Maafin gue ya, baru bisa nongol hari ini. I even did not pop up at Valentine... Sorry about it, I just faced lots of burdens I had to carry on, but that's not for your concern anyway. Ya, emang bener sih

Thanks to Allah, Cho Chang, Hermione, and Mbak Fifi... Maafin kalau MOOD INDICATOR masih menunjukkan ukuran segitu. I haven't fully recovered, but it's getting better now.

 Rama Says: 07:41 WIB

senin, 14 februari 2005

VALENTINE VS GAME SOUNDTRACK

"Gimana seeh!?"

Orang2 pada ngerayain Valentine, ini malah ngebahas soundtrack! Habis mau gimana lagi? Both Rani and I do not celebrate it (karena kita emang udah "yayang-yayangan" tiap hari), jadi ya biasa aja deh. Menurut gue, justru soundtrack game original yang baru gue dapet ini lebih menarik buat diomongin. It came from one of my favorite game music composers, Motoi Sakuraba yang terkenal dengan gaya musiknya yang "upbeat" abis, dan keahliannya ngutak-ngatik perangkat audio dan MIDI. Mau tau? Bahkan di konsernya ini, dia hanya memakai dua orang personel (1 orang drummer dan bases)! Selebihnya, Sakuraba-chan memainkan 10 buah keyboard yang mengelilinginya bak benteng perlindungan nan kokoh dan pilih tanding!



Sayang banget, gue nggak bisa ngasih keterangan track lantaran semuanya tertulis dalam bahasa Jepang, tapi gpp! Sebagian besar gue ngenalin isi dari album ini. Motoi Sakuraba Live in Concert berisi musik-musik progresive-rock yang diambil dari game Star Ocean dan Valkyrie Profile, RPG produksi Tri-Ace yang musiknya dibuat oleh Sakuraba.
Hening...lalu suasana berubah seperti di luar angkasa yang megah, waktu gue mulai memainkan CD pertama. Kalau gue nggak salah, track pertama CD 1 itu adalah musik pembuka di Star Ocean 3 - Till the End of Time. Selanjutnya suasana mulai hingar-bingar, apalagi ketika CD sampai ke track kedua yang udah nggak asing lagi di telinga gue, Fighting the Shadowy Gods yang merupakan musik pengiring pertempuran di game Valkyrie Profile. Ada juga salah satu track dari Star Ocean Blue Sphere, tapi gue nggak tau apa namanya. Disitu permainan keyboard Sakuraba dan drummer sangat berani dan variatif, kalau boleh bilang ini mungkin salah satu track favorit gue di album ini. CD pertama ditutup dengan tema lagu Rena dari Star Ocean 2 - The Second Story, disusul dengan demo perkusi drum yang memukau (sekitar 15 menit).
CD kedua dibuka dengan dua track lembut, di antaranya So Alone - Be Sorrow dari Star Ocean 3 yang dimainkan dengan piano...buat gue sih nggak terlalu menyentuh, gue lebih memilih dengerin lagu itu di soundtrack gamenya. Track ketiga mulai mengebrak dengan satu gubahan untuk Star Ocean (gue nggak tau judulnya apa, tapi ini muncul di semua seri Star Ocean). Track keempat kembali masuk sebagai track favorit gue, Confidence in the Domination, musik pengiring pertempuran melawan bos di Valkyrie Profile yang dimainkan dengan mantap...gue nggak bisa ngebayangin seberapa besar energi yang dipakai Sakuraba dkk untuk memainkan musik serumit dan secepat itu, LUAR BIASA! Selanjutnya adalah Cutting Edge of Notion, barangkali musik pertempuran paling bagus di Star Ocean 3 (this is the best track for me), diikuti lagu pengiring world map di Valkyrie Profile yang iramanya mirip banget sama gubahan komposer Jepang Kitaro. Hei, kalian juga bisa denger suaranya Sakuraba-chan waktu ngucapin terima kasih ke penonton, kayaknya doski terharu sampai suaranya kedengeran seperti mau nangis. Star Ocean Forever, itulah judul track berisi tiga lagu utama (medley) Star Ocean yang menutup perjumpaan kita di konser ini, sebelum akhirnya CD ditutup dengan bonus track piano (gue nggak tau judulnya apa).
Kalau gue boleh ambil kesimpulan, semua lagu di album ini dimainkan dengan standar instrumen Star Ocean 3 yang nge-jazz abis, ada organ tahun 70-an dan penuh permainan perkusi. Ini bahkan terjadi waktu Sakuraba dkk memainkan musik2 Valkyrie Profile yang biasanya didominasi suara2 synthesizer. Memang gue akui beberapa lagu jadi kehilangan nuansa aslinya, tapi gue kembali berdecak kagum karena improvisasi yang dibuat Sakuraba dkk di setiap lagunya bener2 memukau dan asyik dinikmati.
Album ini wajib dimiliki fans Motoi Sakuraba, juga bisa jadi alternatif yang bagus buat pecinta progressive-rock yang mau coba nuansa rock tanpa gitar listrik yang teriak2 nggak karuan.
PS: To Faira Ammadea, makasih banget sudah jauh2 menerbangkan CD ini dari Jepang kesini! Lain kali gratis ya ^_^

 Rama Says: 05:18 WIB

sabtu, 12 februari 2005

hari pertama ngajar komputer

Hari ini gue mulai mengajar temen2 yang bergabung di KOMITTI (Komunitas Informasi & Teknologi Tunanetra Indonesia) di Yayasan Mitra Netra. Kita belajar HTML, yaitu instruksi yang dipakai untuk membuat halaman website. Overall, gue seneng banget karena temen2 cepet paham dan pelajaran berjalan lancar. Sampai sudah sebulan ini KOMITTI dibentuk, dua orang di antara anggota sudah ada yang membangun website sendiri! I'll link them when they're ready!

 Rama Says: 21:31 WIB

jum'at, 11 februari 2005

agenda setting

Hari Jum'at ini, tim jurnalis YMN kembali menyusun agenda liputan untuk minggu depan. Dari Ismail, Mbak Fifi dan Mas Suratim, gue kena tugas yang paling berat. Selain harus mencari data mengenai majalah/koran kampus/sekolah, gue juga harus berhadapan dengan SLB/A Pembina Tingkat Nasional dan DEPDIKNAS, dalam kaitannya dengan masalah pendidikan bagi penyandang cacat di Indonesia. Belum lagi tugas lanjutan dari Helen Keller International, huuuuuuuuh, rasanya pusing kalau harus dipikirin!
Beruntung ada Mbak Fifi si Ibu Peri, kalau dia ketawa atau ngajak becanda, rasanya beban nggak terlalu berat. Ya hitung2 ada orang yang mau menutupi beban pikiran dengan menghibur diri sendiri, padahal sendirinya juga lagi panik dan stress, hehehe!
Maju terus...! Nggak ada alasan gue untuk mundur!

 Rama Says: 15:15 WIB

rabu, 9 februari 2005

KETIKA "METALICA," "TIARA," & "NOBUO UEMATSU" BERSATU

Waduh, apa pula neeh!? Tiga frase yang sama sekali nggak nyambung! Metalica, Tiara, TBM! Tapi kalau kalian baca penjelasan gue, mungkin kalian ngerti...

Buat temen2 yang udah pernah denger album Final Fantasy The Black Mages dan terkaget-kaget lantaran Nobuo Uematsu sang komposer bikin aransemen "ala Metalica" di albumnya itu pasti udah nunggu2, atau bahkan nggak percaya kalau Uematsu ngeluarin lagi seri The Black Mages. Yup, itu bukan gosip! Doski bener2 ngeluncurin seri kedua yang diberi subtitle "The Skies Above."

Cerita dikit... Waktu gue denger untuk pertama kalinya FFTBM1, gue bener2 terpukau karena meskipun musik game bikinan Uematsu dirombak jadi metal dan hingar-bingar, nuansa indahnya tetap melekat. What's more? SEMANGAT! Itu yang bisa gue rasain, and this was where Tiara came from... Gue dapet FFTBM awal tahun 2004 dimana gue lagi parah2nya bersedih, dan tau apa yang gue rasain?

Tiara, si gadis pujaan yang hidup dalam jiwa gue itu seperti menari di lagu2 FFTBM! Gue inget banget kalau di saat itu gue pernah menghabiskan waktu, bersalto dan berhingar-bingar dengan album itu, dan nggak henti2nya ngebayangin Tiara yang terus mentransfer semangat ke hati gue lewat gitar listrik, organ dan melodi2 FFTBM yang...bener2 dahsyat!

Gue kaget banget karena setelah sekian lama gue denger gosip2 tentang FFTBM2 (yang gue sendiri nggak percaya), ternyata album itu bener2 rilis! Yup, si komposer musik game Final Fantasy bener2 membawa Metalica kembali ke Jepang! It means, Tiara's back...!

OK, I've got the soundtracks, and here's my short review! Gue bener2 merasa Tiara bangkit kembali, itu waktu gue dengerin track kedua dari album FFTBM2, Zeromus (Final Fantasy IV). Ciri khas musik rock yang menari mengingatkan gue pada Tiara yang dulu pernah mengembalikan semangat gue yang dirampas oleh makhluk gemuk dari Palembang. Track favorit gue berikutnya adalah Hunter's Chance (Final Fantasy IX), gue bisa ngerasain/ngebayangin...Tiara yang berjuang dengan gigih di medan pertempuran, dikeroyok musuh super ganas...dan dia mati2an melindungi hati gue. Track terakhir yang paling gue suka adalah Battle with the Four Fiends (Final Fantasy IV), track kesembilan yang menampilkan aransemen dari musik pertempuran (gawat) melawan bos di Final Fantasy IV.

Secara keseluruhan, FFTBM2 The Skies Above cukup memuaskan, meskipun nggak sebagus FFTBM1 (menurut gue). Kenapa? Ada beberapa lagu yang menurut gue, nggak diaransemen dengan semestinya, ini terlihat terutama soal tempo yang kadang terlalu cepat atau lambat kalau dibandingkan dengan versi aslinya. Tapi yang menjadi daya tarik disini adalah penambahan vokalis cewek di track kelima (FF X), dan tenor di track kesepuluh, yang gue rasa merupakan inti dari album ini. Yang lain? Kalian juga bisa nemuin beberapa lagu yang lembut, nggak nyangka aja kalau selain Metalica ada juga G&R disini ^_^.

Maaf banget gue nggak bisa kasih covernya karena gue juga dapet ngedownload, tapi gue berencana untuk beli CD aslinya, mengingat gue nggak mau kehilangan kesempatan untuk kembali menerima transfer energi dari Tiara, simbol semangat dan kekuatan hati gue... Kalau kalian mau, kalian bisa download di:

http://www.bluelaguna.n

 

UJI COBA WEB AKSESIBEL

Sebenernya ini kegiatan hari Selasa lalu, cuma berhubung kemarin itu gue sibuk banget (tuh liat di atas), jadi gue baru punya kesempatan nulis hari ini. Apaan sih? Hari itu, tim programmer Yayasan Mitra Netra menguji coba aksesibilitas website www.mitranetra.or.id. Maksudnya, web buatan YMN ini telah mengikuti standar yang ditetapkan oleh www konsorsium, yaitu standar bahwa web tersebut dapat diakses oleh pengguna komputer tunanetra memakai software pembaca maupun pembesaran layar. Nah, itu di atas adalah gambar gue waktu mendampingi kelayan YMN yang sedang mencoba website Mitra Netra.

Nah, di website YMN yang sudah memakai standar web aksesibel itu, pemakai komputer tunanetra dimudahkan dengan tersedianya fasilitas pembacaan yang lebih nyaman, juga ada pembesaran tampilan untuk pengguna low vision. Semua fasilitas itu tersedia, dan bahkan tidak mengganggu kenyamanan pengguna komputer normal yang browsing ke website YMN. Hal ini sekaligus menghapus anggapan bahwa website yang aksesibel bagi tunanetra akan menghilangkan obyek seperti grafik, gambar, atau tulisan. Nggak bener tuh!

Nah, ini gambar Pak Nurichsan, dedengkot utama tim programmer YMN. Dia yang bekerjasama dengan gue membangun website YMN ini. Well, dengan segala keterbatasan dan kekurangan disana-sini, kita berharap website YMN bakal jadi contoh web aksesibel di Indonesia, amin...

 Rama Says: 17:35 WIB

 

SENIN, 7 februari 2005

tILL WE MEET AGAIN

Olala, apa maksudnya neeh!? Tenang, gue nggak bermaksud menghilang kok, cuma minggu ini rencananya gue dan rekan-rekan jurnalis YMN mau pergi berlibur ke Solo. Dibilang berlibur sih nggak juga, tujuan utama kita sebenernya mau "sharing" dengan temen2 responden dari Yogyakarta dan Solo, membahas permasalahan yang dihadapi selama jadi jurnalis Mitra Netra News Online.

Hmmm, kayaknya gue dan rekan Ismail yang bakal pergi. Belum tau mau naik apaan, tapi yang jelas gue bakal jadi "bodyguard" yang bertugas mengawasi dan menjaga sobat Ismail selama dalam perjalanan. Gue pikir ini bakal jadi lebih sulit ketimbang waktu gue pergi sama Mbak Fifi, karena Ismail sama sekali nggak bisa memakai penglihatannya dan jarak perjalanan kita yang cukup jauh. Nggak masalah, karena redaktur gembul yang doyan makan dan ngegombalin cewek itu bakal nalangin sebagian ongkos pergi, lumayan khan...?"

Alright then, have a nice long weekend PLUS hari kejepit nasionalnya, and till we meet again...!

 Rama Says: 09:21 WIB

SABTU, 5 februari 2005

LUKA DI PERTEMUAN

Apa yang kalian rasakan saat bertemu dengan sobat lama, atau boleh dibilang "soulmate" dimana kalian sudah bertemu pandang dan jarak tak lagi dapat merintangi suara mulut untuk menyampaikan gelombang nada berisi data "Hai?" Namun, hal itu tak dapat dilakukan karena orang yang kalian sayangi itu mungkin telah membenci, melupakan, atau menganggap kita sebagai ketidak beradaan...

Sakit sekali, gue tau banget itu sakit... Tapi mau gimana lagi? Namanya juga manusia. Mungkin harga diri dan egoisme yang membuat sebuah hati terluka tak mau lagi bertegur sapa. Yang lebih parah lagi, mereka menghapus semua kenangan indah hanya karena mereka disakiti...

Tidakkah itu cukup?

"Hermy...where are you...?

Rama Says: 23:44 WIB

KOMITTI & DIVINEKIDS BUAT GAME UNTUK TUNANETRA

CATATAN: Kali ini gue mau "paste" contoh berita yang gue tulis untuk Mitra Netra News Online, pengen tau gimana pendapat temen2 sekalian... Okay, here goes...!

KOMITTI & DIVINEKIDS BUAT GAME UNTUK TUNANETRA

 

Oleh: Aurora

 

Setelah resmi berdiri sebagai komunitas informasi dan teknologi bagi tunanetra, KOMITTI (Komunitas Informasi & Teknologi Tunanetra Indonesia) mulai menjalankan program pertamanya, menggalang kerjasama dengan Divinekids Associates (kelompok pembuat game local) untuk membuat game aksesibel, jenis game yang memungkinkan pengguna computer tunanetra menikmati suguhan permainan elektronik di computer mereka.

 

“Kalau di luar negeri sudah banyak tunanetra yang main game aksesibel, kita harus buat yang lebih bagus dengan menambahkan animasi. Jadi orang yang non tunanetra juga bisa ikut main,” ujar manager Divinekids Associates, David Setiabudi saat menghadiri pertemuan bersama perwakilan KOMITTI di Mall Ciputra – Jakarta Barat (5/2/2005).

 

Adapun bentuk dari game aksesibel ini adalah tes kepekaan telinga. Nantinya, pemain akan diuji kemampuan pendengarannya dengan mengikuti instruksi bunyi yang terdengar di computer. “Contoh instruksinya, kalau ada bunyi TANG berarti pencet panah kiri, TING pencet panah kanan. Jadi kalau keluar bunyi TANG TING TING TANG kita harus pencet kiri, kanan, kanan, kiri,” jelas David yang baru saja meraih penghargaan “Pembuat Game Pertama Indonesia” dari Museum Rekor Indonesia (MURI) Januari lalu.

 

Saat ini, anggota KOMITTI dan Divinekids Associates tengah menyusun konsep game aksesibel yang rencananya akan diberi judul “Tes Telinga Anda.” Langkah awal yang dilakukan adalah membuat rekaman suara yang nantinya akan muncul di game. Setelah proses perekaman selesai, pihak Divinekids akan menyusun struktur game serta membuat animasi guna mempercantik tampilan grafisnya. Jika semuanya telah siap, game ini akan diuji cobakan ke kelayan tunanetra di Yayasan Mitra Netra guna menguji kompatibilitas dan kenyamanan game sebelum diedarkan secara masal.

 

Dengan adanya game aksesibel ini, pihak KOMITTI & ivinekids berharap dapat memberi hiburan yang segar dan mendidik, sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat bahwa tunanetra juga dapat bermain game seperti halnya orang berpenglihatan.  

Rama Says: 21:51 WIB

KAMIS, 3 februari 2005

24

Wah, judulnya singkat amat sih? Habis mau gimana lagi? Meskipun usia gue bertambah hari ini, gue tetep nggak bisa nambahin entri angka di atas jadi tiga atau empat digit, bisa gawat nanti!

OK, enough for that stupid joking! Mostly, gue seneng banget karena sampai hari ini Allah masih berkenan memanjangkan umur gue, and here I am, turning 24!

Yang paling menarik hari ini? A LOT! Selain kado dari temen2, gue juga dapet banyak banget SMS yang mana ini untuk pertama kalinya, kan tahun lalu gue belum punya ponsel. Lucu aja, gue sampai bisa nebak isi SMS-nya, karena biasanya huruf awal dari SMS yang dikirim adalah "H" stands for happy birthday gitu lho! Inbox e-mail Outlook gue juga nggak kalah ramai, sampai2 gue harus bikin template khusus untuk REPLY yang isinya ucapan terima kasih, dikirim ke semua yang udah ngucapin selamet lewat e-mail.

Kado paling spesial tentunya ORTU, kali ini my mom masak sendiri panganan untuk dimakan bareng sama temen2 di kantor Mitra Netra. Cool, nyokap ngerjain semua itu sendirian! Thanks mom, I will never forget that, karena lewat jari-jemari sang ibu, gue dan temen2 di Mitra Netra bisa bareng2 menikmati panganan di hari spesial gue ini.

Selain itu, ada ucapan termanis dari Rani, dan pagi itu mungkin jadi hari dimana my Cho Chang kirim SMS paling manis sepanjang masa, huehehe berlebihan banget nggak sih? Ada juga suara kece Wiwien (my Hermione) yang sedikit membuat gue berhalusinasi, "Am I really Harry?" Yup, karena gue ngerasa seneng punya sahabat deket yang memberi selamet, persis seperti di cerita2 persahabatan yang muncul di novel atau film, and thank you so much to you, Hermione, terutama buat pre-birthday gift yang sudah menyelamatkan hidup ponselku, hehehe! Gue juga nggak akan lupa waktu disalamin dan dikerjain temen2 kantor, uuuuuuuuhhhhhhhhh.....can't tell you guys!!! Nggak ketinggalan juga ucapan selamet dari Ibu Lani, my foster mom yang sore tadi menghangatkan suasana yang emang mendung dan dingin banget. Thanks juga buat Mbak Fifi yang udah buatin mie rebus spesial untuk aku dan nemenin aku lembur, juga buat Kusmiati si Purplenewt yang masih dengan kebiasaan lamanya, gangguin orang waktu kerja!

Akhirnya kita tiba pada konklusi dimana Rama memasang target untuk usianya ini. Hehehe, apaan seeh? Nggak muluk2 kok, seperti kata Pak David Setiabudi lewat SMS-nya: Semoga karirmu lebih melejit lagi, gitu aja...

Rama Says: 23:35 WIB

SELASA, 1 februari 2005

aurora's raising up

"You Raise Me Up..." Temen2 pasti sudah tau lagu berlirik bagus itu. Mengenai kenapa gue memasangnya disini? Well, karena bulan ini bakal jadi bulan penuh arti di tahun ini. First will be my birthday, and the next...gue dan temen2 dari Mitra Netra bakal punya banyak kegiatan (tell you later).

Mengenai indikator mood, mungkin kalian melihat sedikit perubahan. I am a bit sad, tapi memang nggak terlalu berarti kok. Cuma...ng...nggak bisa nyebutin namanya disini, tapi kayaknya gue sedikit punya masalah dengan seseorang yang suka salah paham dan sensitif banget sama kata2, jadi perlu ekstra hati2 kalau mau ngomong sama dia. Bayangin, perhatian penuh dan niat baik bisa berubah jadi pertengkaran lantaran si penerima main bikin prediksi tanpa denger penjelasan dulu. But that's alright anyway...

Mengenai gambar, gue mohon maaf kalau di diary online bulan lalu masih banyak salah pasang, I am trying to fix it!

Rama Says: 08:19 WIB

the end of january
"A WONDERFUL TRIP TO BANDUNG"

Wah, udah ganti bulan ya? Nggak kerasa! Padahal baru kemarin gue menikmati perjalanan menyenangkan ke Bandung! Maaf ya, because of my daily working and the big boss, gue jadi nggak bisa update diary online bulan Januari, but here we come! Gue taruh perjalanan liburan gue ke Bandung di update diary online ini!

Sebenernya ini bukan murni liburan sih, gue dan Mbak Fifi dapet undangan untuk menghadiri acara EDUKASI LOW VISION di Bandung (deket Universitas Pajajaran).

Gue berangkat hari Sabtu naik bus dari terminal Lebak Bulus. Perjalanannya asyik, gue terus2an becanda sama Mbak Fifi sampe cewek yang manjanya nggak ketulungan itu mengeluh pusing tujuh keliling delapan tikungan sembilan tanjakan gara2 jalan yang dilewati bus berkelok-kelok. Nggak ada cara lain, membiarkannya tetap menunggu sampai akhirnya bus berhenti untuk istirahat. Dan...BESEEEEEEEERRRRRRRR!!!!!!! Tuh si Mbak nggak cuma makan minum, tapi juga ngeluarin ampas yang udah dari terminal ditahan (4 jam).

Sesampainya di Bandung, gue kontak si Neng (Baca diary online 2004, mulai bulan April sampai Juli) dan dia berkenan nganterin kita nyari lokasi Klinik Medisa, tempat dimana acara EDUKASI LOW VISION bakal diselenggarain. Hmmm, untung ada si Neng, kalau nggak kita bakal kesasar! NOTE: Ada guide-nya aja masih nyasar lebih dari 1 jam, muter2 nggak karuan!

Akhirnya kita ketemuan sama Mbak Dian, yang ngundang kita kesana. Bermalam disana, gue dan Mbak Fifi juga berkesempatan ngobrol dengan temen2 penderita Low Vision yang lain. Besoknya, acara EDUKASI LOW VISION dibuka dan banyak pengunjung (Penderita low vision, dokter, wartawan, dll) yang berkumpul dan sharing.

Huehehe, kalau Mbak Fifi dan siapapun yang hadir di acara EDUKASI LOW VISION itu pasti bakal mencak2 lantaran gue nulis ceritanya terkesan buru2, kenapa sih? Because HERE WE ARE, RAMA & RANI alias HARRY & CHO CHANG, Huahahahahaha, huahahahahaha, wuakakakakakakakak!!!! Hus, udah ah! Tapi, sebenernya memang ini alasan utama gue yang membawa gue ke Bandung. To meet Rani Ariefanti, my Cho Chang, cewek yang tercatat sebagai pasangan terlanggengnya Aurora, *smile*.

Gue memang nggak punya kesempatan lama untuk ngobrol dan memuaskan rindu sama cewek yang selalu tersenyum dan punya suara imut nan lucu ini, tapi gue seneng banget karena bisa ketemu lagi setelah dua bulan. Well, gpp! It was very great evening on Dago anyway... Di waktu yang singkat itu, kita lebih banyak ngebahas tentang cerita2 menyenangkan yang pernah kita rasain, and talk much about movies... Apalagi? Tentu saja adegan sensor yang nggak mungkin dipajang atau diceritakan disini, huehehe ($%#%$##@%^)

Akhirnya kita harus pulang, say "sayonara" to my lovely Bandung and those lovely friends and lover. Gue dan Mbak Fifi memutuskan untuk pulang naik kereta api Argo Gede supaya nyampenya lebih cepet. Liat tuh, gue rela ngantri berjam-jam hanya untuk ngedapetin dua karcis! Tapi gpp, kan baru aja di-recharge Cho Chang, jadi energinya masih FULL TANK!!!

Terima kasih buat: Mbak Dian dkk yang udah mengundang kita ke acara EDUKASI LOW VISION dan memberikan sharing pengalamannya.  Makasih buat si Neng yang udah repot2 nganterin kita dan bantuin nyari alamat/kendaraan, semoga Allah membalasnya ("amin"). The last one, untuk Cho Chang-ku Chwuayang, yang udah nge-recharge sebagian besar energiku yang tersedot oleh STRESS sepanjang bulan kemarin, I will miss your smile...

Rama Says: 07:11 WIB
Rama Says: 07:11 WIB