senin, 19 september 2005

kampusku hari ini

Yo! Ini hari pertama gue ngumpulin tugas kuliah. Wow, not quite, cuma 25 halaman berisi presentasi dalam bahasa Inggris (Mata kuliah Sejarah Bangsa Amerika). Hehehe, wajar sih kalau ngak ada tampang mahasiswa yang menyenangkan saat keluar dari kelas. Gue? Hah, elo tau sendiri kan? "Mau gimana lagi?" Jadi ya gue tetep senyum2 aja, meskipun paginya sempet kalang kabut lantaran tinta di rumah habis, jadi kudu bawa file ke WARNET.

Gue inget, biasanya kalau saat2 seperti ini tempat/markas gue untuk refreshing adalah UKM KMKU (Kesatuan Mahasiswa Katholik Universitas Darma Persada). What!? Hei, jangan salah sangka! It's for the Catholic, tapi gue memang biasa mangkal disitu untuk cerita2 soal game, anime, atau sekedar makan siang dan tidur. Percaya nggak percaya, UKM itu sendiri udah nggak kayak UKM kerohanian lagi, tapi lebih mirip tempat ngumpulnya anak2 muda penggemar game, anime dan musik Jepang. Jadi jangan bayangin ada anak2 yang duduk berdo'a sambil baca alkitab gitu ye, ini beneran!!!

Wah, lama banget, udah lebih dari setahun kali ye gue nggak masuk ke KMKU. Ternyata suasana nggak banyak berubah. Disana masih ada si gamer cantik Yovita dan pacarnya Mario yang kocak abis. Ada juga Pinkan yang katanya selalu kangen sejak gue pergi (bener nggak ye?). What's next? Beberapa anak2 KMKU yang lain lagi pada nggak masuk, jadi ya cuma ada kita, plus beberapa anak baru angkatan 2005 yang tertarik mampir karena mereka juga suka game.

Setelah asyik ngomong ngalor ngidul soal game, tibalah saatnya gue harus menemani sobat gue, Ivi, ke Mangga Dua nyari komputer. Nggak masalah kok, cuma memang pulangnya kejebak macet sampai 3 jam karena kita naik bus. Untungnya si Ivi itu nyenengin, karena gue bisa terus godain dia yang sedikit ndut, hehehe, jangan marah Vi!

Well, finally I am home...

Rama Says: 21:07 WIB

sabtu, 17 September 2005

gathering

Wah!!! nyenengin banget!!! Gue nggak tau deh gimana jadinya kalo gue nggak ikutan acara gathering ini, soalnya belakangan ini memang kondisi kejiwaan gue lagi drop banget, makanya butuh refreshing. Dan gue pikir ini adalah refreshing yang pas banget, karena selain gue bisa ketemu sobat gamer gue, gue juga bisa rame dan heboh abis, ngelupain sejenak kesedihan yang lagi gue rasain. So, I'll bring you there!!!

Jam 9 pagi gue berangkat ke Lebak Bulus, ke rumah Savitri (V3) salah satu sobat gamer gue. Sesampainya disana, biasa dech! Ngoceh ngalor ngidul soal game dan gathering yang bakal diadain sorenya. Ternyata gathering yang diadain sama majalah game keluaran Gramedia, HotGame itu adalah gathering fans game Final Fantasy, and I am of course one of them!

Gue nggak cuma berdua sama V3, tapi ada 3 orang lagi yang join nantinya... Let me introduce them! Here's the gang...!

V3: Cewek gamer lulusan Psikologi UI (S2) ini doyan banget mainin game dengan plot cerita berat. Dia yang selama ini bantuin gue ngerekam adegan2 di game, dan...dia adalah cewek sobat gamer gue yang paling "care..."

GIA: Cewek yang lebih baik dipanggil cowok ini, yang ribut banget, tukang ngomel plus cerewet tapi nyenengin ini adalah salah satu kontributor HotGame yang cukup diandalkan. Kemampuannya berbahasa Jepang dan keahliannya main game membuat Gia laksana kamus game berjalan. Dia nih yang membawa kita semua dengan kendaraannya.

ANGELINE: Hmmm, kalo boleh dibilang, si manis ini nih yang bikin gue kangen setengah mati dan seneng deket2 dia. Angeline nggak terlalu sering main game, tapi dia kolektor musik game sama seperti gue. Dia itu emang klop banget sama gue, asalkan nggak bicara ke hal2 yang serius atau banyak mikir seperti cinta dan pengorbanan, hehehe... She is the one that I called Tiara...

IRMAWATI: Editor HotGame yang merupakan bos dari kita semua ini baru gabung saat acara gathering. Karena dia sibuk banget, so nggak bisa terlalu sering ngobrol...

---

OK, lanjut! Akhirnya, gue dan V3 berangkat, janjian ketemu di Plaza Senayan sama Gia dan Angeline. Tepat jam 3 sore kita ketemuan. Yang paling nyenengin, kecerewetan dan omelan Gia ditambah hangatnya canda tawa Angelin membuat gue betul2 lupa akan kesedihan gue.

Jam 1/2 4 sore kita meluncur ke kawasan Taman Ria Senayan, karena acara gathering diadain di salah satu kafe disana. Wah, udah lama juga nggak jadi raja minyak nich, naik mobil yang isinya cewek semua, huehehehehe!!!! So, what's inside the car? Sambil dengerin musik2 dari CD Player, Gia terus2an ngomel lantaran gue minta dia traktir es krim dan segudang tingkah yang menurut Gia, membuat dirinya susah. But still, masih dalam konteks canda ria kok. Sementara itu Angeline yang tetap hangat nggak henti2nya ngeluarin suara imutnya kalo ngeliat koleksi gambar2 animasi Gia. Di akhir perjalanan, kita dikejutkan oleh aksi Gia yang memutar mobilnya 180 derajat persis kayak naik bom bom car. Siapa sih yang nggak stress, karena dia nggak bilang2 dan itu dilakukan oleh seorang cewek gitu loch!!!

Akhirnya kita tiba juga di kafe yang dituju. Hmmm, mengenai detailnya gue akan tulis di artikel tersendiri. Yang jelas, gue menikmati banget hingar bingar dan suasana gathering itu. Sementara gue dan Angeline tanpa malu2 menyikat habis makanan yang disediakan, Gia dan V3 asyik melayani pertanyaan pengunjung seputar Final Fantasy. Maklum deh, mereka kan kontributor yang ngebahas soal Final Fantasy.

Gathering Final Fantasy... Ada games, diskusi, dan peragaan kostum karakter game Final Fantasy... Semuanya menyenangkan dan mengasyikkan, apalagi gue sempet foto bareng mereka2 yang pakai kostum karakter FF itu. Wah, serasa ketemu karakter FF sungguhan!

Seperti yang gue bilang, gue akan ulas gathering ini di artikel tersendiri. So, tunggu aja, dan liat infonya di halaman depan. Yang jelas, gue sangat menikmati ramainya acara gathering ini. Ketika fantasi dan khayalan bukan menjadi sesuatu yang aneh, tapi malah jadi hal yang mengasyikkan...

Rama Says: 23:11 WIB

jum'at, 16 september 2005

immemorium

Selamat jalan... Maaf, gue nggak bisa menghantar kepergian elo dengan kalimat2 panjang, soalnya gue sendiri juga lagi sedih. Tapi gue harap judul catatan ini bisa membuat elo gembira dan selalu ingin melihat gue disini. Hehehe, judulnya nggak bernada gembira sih, tapi keren kan?

To all my friends who were there, just let her go. Your tears won't bring her back... Save it for your future struggle. I'm sure that's also what she wants...

Rama Says: 20:17 WIB

pengakuan lima BIDADARI

DARK AURORA (murka): Bangsat! Brengsek! Setan alas! Dasar bedebah! Keparat itu kembali menikamku dari belakang. Kenapa dia tak henti2nya melakukan itu!? Selalu berusaha menunjukkan di hadapan orang lain kalau aku adalah sumber penderitaannya, dan membuatku terpojok!? Dasar pengkhianat! Tak akan kubiarkan hal seperti ini menimpa Rama lagi, atau akan kulumat tubuh dan jiwa si bangsat itu dengan pedangku!

TIARA (menangis): Kenapa... Kenapa Rama harus terus-menerus mengalami hal seperti ini? Tidakkah ada kesempatan baginya untuk bahagia?  Sampai kapan penderitaannya akan berakhir? Sampai kapan luka dan kesakitan ini harus ditanggung? Apakah...apakah tak ada yang mau menyayanginya, berkorban untuknya, seperti halnya aku? Kenapa... Kumohon, hentikan semua ini...berikan kebahagiaan dan kedamaian untuknya...

AURORA (berpikir): Menurut perhitunganku, rasanya sia2 untuk bertahan dalam keadaan seperti ini. Rama, ataupun orang lain... Kupikir ada baiknya jika Rama mau berjuang sekali lagi, dengan kekuatan baru yang akan segera diterimanya. Mungkin keadaan akan jauh lebih baik. Murka dan bersedih...menurut kalkulasiku hanya akan membawa Rama ke keadaan yang lebih parah lagi...

LALA (tersenyum): Ayo, semuanya...! Tersenyumlah...! Untuk masa depannya...untuk semangatnya...dan untuk kebahagiaannya...!

WAHITA (tenang): Kawan2, saatnya kita berjuang. Bersatu dan bangkitkan Rama kembali. Semuanya masih belum ditentukan, jadi...kita harus terus maju...!

Rama Says: 00:21 WIB

rabu, 14 september 2005

indah

Rama (menangis tanpa suara): ...

Wahita (menghampiri dari belakang): Rama...

Rama: Akhirnya selesai juga... Lagu untuknya...

Wahita: Rama? Lagu ini...indah, indah sekali!

Rama: Terima kasih... Tapi, apa kamu yakin dia akan menyukainya?

Wahita: Rama, aku merasakan kedamaian dan ketenangan dalam lagu ini. Aku tak menyangka kamu menulis lagu ini, bahkan saat hatimu terluka dan kond...

Rama: Jangan teruskan, aku tak ingin dia tahu...

Wahita: Hmmm? Iya deh! Kamu tak ingin dia dan semua orang khawatir kan? Tapi, kenapa kamu masih menangis?

Rama: ...aku ini, lemah ya? Aku hanya dapat tersenyum di balik tangisku sendiri. Dalam keadaan itu, aku masih bermimpi dia menangis saat aku sedih, dia merasa sakit saat aku terluka...

Wahita (duduk di samping Rama): Jadi itu masalahmu? So, that's why you're crying? Rama yang seperti ini bukan seperti Rama yang kukenal...

Rama: Siapa yang akan peduli? Bukankah ini takdir hidupku?

Wahita: Bangkitlah, Rama... Kalau kamu lemah, bukan tidak mungkin dia juga akan jadi lemah. Harusnya kamu tunjukkan kalau apa yang kalian berdua impikan akan menjadi kenyataan. At least, kalau memang tak terwujud, Allah dan dia tahu kalau kamu bersungguh-sungguh.

Rama: ...

Wahita: Aku tahu mungkin saat ini dia tak ingin memikirkan hal ini...

Rama (menangis): Itulah...aku ta...

Wahita (merangkulkan tangan kanan ke pundak Rama): Rama...kumohon...jangan buat kami khawatir... Aku dan empat bidadari yang lain sangat mengharapkanmu bangkit kembali. Selain itu, masih banyak orang yang menginginkan hal itu juga. Ingat kedua orangtuamu, saudaramu, teman-temanmu, dan...hmmm, si cewek kembar itu, aku tak tahu apa yang akan terjadi kalau mereka tahu kamu sesedih ini.

Rama: Bercahaya... ... ...untuk kebahagiaan orang lain...

Wahita: Yap! Ayo, jangan buat kami dan yang lain kehilangan semangat. Kemarilah, biar aku yang sampaikan padanya kalau kamu sangat menyayanginya. Lewat lagu ini, iya kan?

Rama: Iya... Indah... Tapi, aku tak yakin dia menyukainya. Dan kalau dia tahu keadaanku ini, mungkin dia tak akan berkomentar apapun.

Wahita (tersenyum): Dia bukan tidak mau, tapi tidak bisa. Kamu...benar-benar menginginkan dia memujamu ya?

Rama: Iya...

Wahita: Aku percaya dia tetap memikirkanmu dan menyayangimu, kamu hanya tak tahu itu, Rama.

Rama: Benarkah? Apakah...apakah dia akan...

Wahita: Percaya deh! (memegang tangan kanan Rama) Nah, sekarang berdirilah...ayo, bangkit! Kasihan Tiara, dia selalu menangis, juga yang lain...

Rama: Wahita...

Wahita: Lebih baik sekarang kita dengarkan lagu gubahanmu ini... Setelah ini kamu istirahat, karena besok kamu harus memulai hari baru.

Rama: Terima kasih, Wahita...

Wahita (menghilang): Iya... Selamat malam, Rama...

-Lagu ini berjudul INDAH, kutulis untuk dirimu. Kuharap lagu ini dapat menjadi peringan beban fisik dan pikiranmu. Mungkin lagu ini tak akan pernah masuk dalam ulasanmu di blog, tapi aku yakin lagu ini akan menggurat lekat di hatimu...-

Download disini..
.

Rama Says: 23:48 WIB

selasa, 13 september 2005

sendirian

TANYA: Ram, apa elo bisa mengerti ini? Ini dari game Xenosaga Episode II. Disitu keliatan banget kalau tokoh Albedo sangat ketakutan waktu tahu dirinya nggak bisa mati. Can you help me with the analysis? Everything, please...

JAWAB: Hmmm, dificult question, dan kayaknya banyak banget hal yang bisa gue tarik dari sini. Albedo itu, salah satu karakter yang memiliki kemampuan regenerasi. Dia dan golongannya, yang disebut U-R-T-V diciptakan dengan memiliki kelebihan masing2. Misalnya saudara kembar Albedo, Rubedo yang nggak akan bertambah tua. Nah, Albedo itu mempunyai kemampuan regenerasi, jadi dia nggak bakal bisa mati meskipun tubuhnya dihancurkan sekalipun. Meskipun sel2 tubuhnya dimusnahkan dari jagat raya ini. Itu sih yang gue tau.

Nah, kalau berdasarkan apa yang gue saksikan lewat adegan di game itu, Albedo ngerasa ketakutan setelah tau akan kemampuannya itu. Waktu itu kalau nggak salah dia menembak kepalanya sendiri sampai hancur berkeping-keping, tapi sekejap kepalanya muncul lagi. Dia berpikir kalau ada orang yang kesakitan atau terluka bisa langsung regenerasi seperti dirinya. Nah, waktu saudaranya Rubedo menjelaskan bahwa hanya Albedo yang bisa begitu, Albedo seperti orang kesetanan. Dia ketakutan setengah mati. Ya gimana nggak? Coba bayangkan kalau sampai alam semesta ini hancur, kita nggak bisa mati dan tetap utuh...SENDIRIAN!?

Mati adalah peristirahatan untuk sebuah jiwa yang hidup. Bila darah dan daging yang mengurungnya kekal, dan ketakutan akan kehilangan dan kesepian tak juga musnah dari kepala, maka hidup hanya akan menjadi penjara yang tak berujung, sebelum Allah punya kuasa untuk menghentikannya...

Well, itu kira2 yang bisa gue tangkep. Oh ya, ini juga mungkin kenapa Albedo sampai gila2an memancing kemarahan Rubedo, sampai membuka pintu antar dimensi yang membuat makhluk2 aneh menghancurkan alam semesta, dan terakhir mengorbankan sebuah planet... Ya hanya karena dia ingin mati, ingin lepas dari penjara yang mengurungnya, karena cuma Rubedo yang bisa membunuhnya... Akhirnya memang ide itu berhasil sih, tapi gile aja, sampai mengorbankan banyak nyawa gitu?

Untung deh ini cuma di dalam game!

So, everyone, jangan takut. Ini hanyalah hasil imajinasi manusia, dan kita semua pasti bakal mati, so nggak akan ada yang ngerasa sendirian kayak Albedo nanti.

So, itu analisa dan komentar gue. Thanks for asking, Fea.

Rama Says: 06:11 WIB

senin, 12 september 2005

back to CAMPUS!!!

Yo! Aurora's back to campus! Wah, senengnya bisa balik lagi ke kampus setelah off beberapa lama. Telling yu, it feels like I was dreamming, cuti dari kampus dan bekerja tanpa menengok-nengok lagi ke gedung putih tercinta ini, dan sekarang gue harus kembali untuk pertempuran terakhir. My...! Rasanya campur adoek!!!

Baru aja masuk gerbang, langsung ada yang mengenali gue. Yup, temen2 dari fakultas ilmu kelautan yang dijuluki super senior alias nggak lulus2, hehehe! Ternyata beberapa kawan lama gue masih ada! Gimana gue mengenalinya? Gampang! Mereka kan manggil gue THOYA (senjata khas dari China yang bentuknya kayak tongkat gue), dan itu panggilan yang dikasih temen2 dari kelautan waktu mereka pertama kali mengenalkan gue area kampus.

"Senpaaaaaiiiii!!!!" "Rama dodooooooolllll!!!!!" "Kemana aja loeeee!?!?" "Hmmm, so Earth didn't completely swallow you, eh?" dan berbagai komentar mengenai kedatangan gue langsung menggempur begitu gue masuk ke lobi fakultas sastra. Maklum aja, dulu gue cuti tanpa kasih kabar dulu, dan ternyata beberapa sobat karib masih ada dan ada yang cuti juga. Hehehe, kangen juga sama "the twin sister" Nita + Nini yang cerianya nggak ada matinya, atau pelukan ala Gorilla-nya Mitha, cewek gemuk bersuara imut yang manja banget (ngaku kangen ditinggal setahun). Ada juga Helmy, gamer cowok yang punya segudang temen cewek. ...dan, Yovita...sahabat karib gue (Sastra Jepang) angkatan 2002 yang dulu pernah gue taksir gara2 jago banget main game, punya rambut panjang nan halus dan penyabar kayak tokoh Tifa di game Final Fantasy VII (gue panggil dia Tifa)...wow...makin cantik aja, dan begitu ketemu langsung nantang main game online! Lalu...lalu...dan sejumlah besar armada tempur sastra dan fakultas lain yang nggak mungkin gue tulis namanya disini. Hei, kalau kalian baca catatan ini, anggap aja nama kalian ditulis disini, yak!!!

Hmmm, kenalan ama mahasiswa baru 2005 juga nggak terlalu sulit, karena fisik gue yang mudah dikenali, dan pengenalan nggak langsung dari senior2 mereka yang rata2 temen gue. Beberapa di antara mereka ternyata ada yang sudah pernah tau gue dari TV atau membaca artikel gue di majalah Hot Game.

Sambutan baik juga diberikan dosen fakultas dan orang2 sekretariat yang ternyata masih mau membantu masalah2 administratif gue, lantaran gue tergolong yang paling sering mondar-mandir ke ruang sekret. Hanya saja, memang gue sedikit dipersulit sama DEKAN Sastra yang baru, but I hope it will be fine.

Suasana lingkungan juga nggak terlalu berubah. Fakultas ada kemajuan, kelas udah ditambahi AC. Kantin tetap seperti biasa, dengan penjual2nya yang ternyata masih inget semua menu kesukaan gue.

Well, pokoknya, it's nice to be with my friends around. It's nice to have my old world again. Suatu lingkungan dimana gue yang karena hobby gue mungkin dianggap aneh, tapi disini jadi biasa aja. Lingkungan dimana cewek yang main game itu bukan hal yang baru, juga tempat di mana gue bisa mengingat semua kenangan manis gue di kampus. Meskipun rasa berat karena harus kehilangan suasana kerja itu ada, dan gue masih belum sepenuhnya siap, tapi gue lega karena mungkin umur gue, Insya Allah di kampus ini sekitar 1 atau 2 tahun lagi, and I will eventually leave for sure.

Meanwhile, gue kuliah lagi...!

Rama Says: 22:19 WIB

jum'at, 9 september 2005

hari terakhir kerja

Yeah, akhirnya masa kuliah gue tiba juga...setelah beberapa lamanya gue cuti, kini saatnya kembali ke kampus untuk pertempuran terakhir. Probably one and half year, or two, gue nggak tau. Yang jelas SKS gue udah hampir habis dan gue siap menghadapi ujian akhir.

Well, it means, gue harus ninggalin kerjaan gue. Iya sih, gue pikir kebutuhan yang gue inginkan (bersenang-senang) udah terpenuhi semua, dan kebutuhan utama (untuk studi) juga sudah lumayan ada. So, ya barangkali kali ini gue bener2 mau konsentrasi menyelesaikan studi dulu. Yep, gile bener! Gue ngerasa deh gimana nggak enaknya jadi pemuda tanpa gelar, mau apa2 susah, termasuk memacari anak orang dan berniat menikahinya...^_~

Memang sih kalau kerjaan gue sebagai jurnalis di www.mitranetra.or.id belum habis, masih kurang 1/2 bulan lagi. Tapi gue udah harus aktif kuliah, so jadi nggak bisa ke kantor. Mungkin gue tetep kirim berita via e-mail.

So, the condition is as follow: Gue barangkali bakal jarang banget online di MSN/AIM/YM. Barangkali seminggu sekali. Let say, Jum'at kali ye, soalnya kayaknya gue nggak ada jadwal kuliah hari Jum'at. So, sorry for everyone, and farewell to you all, my chatmate... *sedih tapi gak bisa apa2* Tapi jangan khawatir. Insya Allah gue bakal tetep update situs ini, dan meski gue jarang online, gue akan nongol sekali2, jadi tunggu aja ya...!

Right then, preparation is complete, and I may fire at will...! Darma Persada University...wait for me! HERE I COME!!!

Rama Says: 05:11 WIB

saat-saat paling menyenangkan

1. Pulang bareng Winanda Putri Haksari
2. Pulang bareng Nanda
3. Pulang bareng Nandut
4. Pulang bareng Putri Nanda
5. Pulang bareng Princess
6. Pulang bareng N4NDH4E
7. Pulang bareng honey
8. Pulang bareng belahan jiwaku

Rama Says: 04:52 WIB

 

kamis, 8 september 2005

liputan terakhir

Hari ini barangkali adalah hari terakhir gue meliput, menjalankan tugas sebagai jurnalis Mitra Netra News Online. Di kesempatan ini, gue berkesempatan meliput acara seminar aksesibilitas bagi penyandang cacat yang diadain APCD (Organisasi penyandang cacat yang berbasis di Thailand) di gedung DEPSOS, Jakarta. Di hari ini juga gue berkesempatan untuk menjadi penterjemah, pasalnya seminar dan keseluruhan acara menggunakan bahasa Inggris.

Disini berkumpul staf2 dari DEPSOS, APCD, dan alumni2 (cacat) yang pernah mengikuti berbagai pelatihan di Thailand yang diadain APCD. Bangganya gue melihat 5 orang alumni yang presentasi, menunjukkan implementasi hasil pelatihan dengan berbagai hasil yang menurut gue, cukup spektakuler. Ada yang sudah bisa menerapkan konsep situs aksesibel, merancang peralatan khusus penyandang cacat, bahkan ada yang siap membuat sistem operasi Linux khusus penyandang cacat. See? Luar biasa kan?

Tapi yang paling membanggakan adalah ketika tim APCD di hari sebelumnya mengunjungi Mitra Netra. Mereka sangat terkesan oleh kinerja yang kita lakukan, dan nggak henti2nya mengucapkan kata kagum. Iya sih, umumnya sebuah yayasan apalagi yang menangani penyandang cacat tuh ya sepi2 aja, tapi Mitra Netra kan aktif dengan segudang kegiatan. So, APCD meminta Mitra Netra untuk menjadi salah satu anggota asosiasinya, KEREN KHAN!?

Rama Says: 23:18 WIB

maya

Well, it's good to meet you again, my source of paradise. I see you're still hot as ever, and being used by the hell of machinary. You are just a machine of sex. Hmmm, queen of sex machinary? What an impressive name you put yourself there.

The eternal pleasure of sexual activity processed by unstopped machine...

But remember. We're living among realistic brains, so don't open up your vagina of fantasy like that. Come to the world you think people can understand you, otherwise you'll be kicked away. Well, at least I am, that is...

Those phrases above...was the atmosphere of ours...ten years ago... Now, I see you have changed a lot, and I am happy to find it out. Mate, I'll always wish you luck. Use your vagina only for good things, you know what I mean...

Rama Says: 04:52

selasa, 6 september 2005

dvd konser musik game baru

What's that!? Oh, itu paket DVD konser musik game yang kembali gue terima minggu ini. Again, yang ngirim adalah sahabat gue dari www.slightlydark.com, Carl Larson yang dulu juga pernah ngirimin gue DVD konsernya Motoi Sakuraba. So, what's inside? I'll make it quick!

Di dalamnya ada 3 DVD. Masing2 adalah Mario & Zelda Big Band Concert yang berisi konser musik2 karya Koji Kondo untuk game Super Mario Bros dan Zelda (Nintendo), musik2 latin dan riangnya penonton mendominasi konser ini. Berikutnya adalah Tour de Japon Final Fantasy Concert, yang suka sama musik RPG legendaris Nobuo Uematsu ini pasti udah nggak asing, and I guess I'll keep silence for this. Yang terakhir adalah Final Fantasy The Black Mages Live Concert, musik2 dari game Final Fantasy yang dibikin metal dan hingar bingar.

Jadi, so far I have 4 game music DVDs right now. Ada yang mau? Iyech, mendingan diliat daripada diomongin!!!
 

Rama Says: 06:05 WIB