senin, 19 september 2005
kampusku hari ini
Yo! Ini hari pertama gue ngumpulin tugas kuliah. Wow, not quite,
cuma 25 halaman berisi presentasi dalam bahasa Inggris (Mata
kuliah Sejarah Bangsa Amerika). Hehehe, wajar sih kalau ngak ada
tampang mahasiswa yang menyenangkan saat keluar dari kelas. Gue?
Hah, elo tau sendiri kan? "Mau gimana lagi?" Jadi ya gue tetep
senyum2 aja, meskipun paginya sempet kalang kabut lantaran tinta
di rumah habis, jadi kudu bawa file ke WARNET.
Gue inget, biasanya kalau saat2 seperti ini tempat/markas gue
untuk refreshing adalah UKM KMKU (Kesatuan Mahasiswa Katholik
Universitas Darma Persada). What!? Hei, jangan salah sangka!
It's for the Catholic, tapi gue memang biasa mangkal disitu
untuk cerita2 soal game, anime, atau sekedar makan siang dan
tidur. Percaya nggak percaya, UKM itu sendiri udah nggak kayak
UKM kerohanian lagi, tapi lebih mirip tempat ngumpulnya anak2
muda penggemar game, anime dan musik Jepang. Jadi jangan
bayangin ada anak2 yang duduk berdo'a sambil baca alkitab gitu
ye, ini beneran!!!
Wah, lama banget, udah lebih dari setahun kali ye gue nggak
masuk ke KMKU. Ternyata suasana nggak banyak berubah. Disana
masih ada si gamer cantik Yovita dan pacarnya Mario yang kocak
abis. Ada juga Pinkan yang katanya selalu kangen sejak gue pergi
(bener nggak ye?). What's next? Beberapa anak2 KMKU yang lain
lagi pada nggak masuk, jadi ya cuma ada kita, plus beberapa anak
baru angkatan 2005 yang tertarik mampir karena mereka juga suka
game.
Setelah asyik ngomong ngalor ngidul soal game, tibalah saatnya
gue harus menemani sobat gue, Ivi, ke Mangga Dua nyari komputer.
Nggak masalah kok, cuma memang pulangnya kejebak macet sampai 3
jam karena kita naik bus. Untungnya si Ivi itu nyenengin, karena
gue bisa terus godain dia yang sedikit ndut, hehehe, jangan
marah Vi!
Well, finally I am home...
Rama Says: 21:07 WIB
sabtu, 17 September 2005
gathering
Wah!!! nyenengin banget!!! Gue nggak tau deh gimana jadinya kalo
gue nggak ikutan acara gathering ini, soalnya belakangan ini
memang kondisi kejiwaan gue lagi drop banget, makanya butuh
refreshing. Dan gue pikir ini adalah refreshing yang pas banget,
karena selain gue bisa ketemu sobat gamer gue, gue juga bisa
rame dan heboh abis, ngelupain sejenak kesedihan yang lagi gue
rasain. So, I'll bring you there!!!
Jam 9 pagi gue berangkat ke Lebak Bulus, ke rumah Savitri (V3)
salah satu sobat gamer gue. Sesampainya disana, biasa dech!
Ngoceh ngalor ngidul soal game dan gathering yang bakal diadain
sorenya. Ternyata gathering yang diadain sama majalah game
keluaran Gramedia, HotGame itu adalah gathering fans game Final
Fantasy, and I am of course one of them!
Gue nggak cuma berdua sama V3, tapi ada 3 orang lagi yang join
nantinya... Let me introduce them! Here's the gang...!
V3: Cewek gamer lulusan Psikologi UI (S2) ini doyan banget
mainin game dengan plot cerita berat. Dia yang selama ini
bantuin gue ngerekam adegan2 di game, dan...dia adalah cewek
sobat gamer gue yang paling "care..."
GIA: Cewek yang lebih baik dipanggil cowok ini, yang ribut
banget, tukang ngomel plus cerewet tapi nyenengin ini adalah
salah satu kontributor HotGame yang cukup diandalkan.
Kemampuannya berbahasa Jepang dan keahliannya main game membuat
Gia laksana kamus game berjalan. Dia nih yang membawa kita semua
dengan kendaraannya.
ANGELINE: Hmmm, kalo boleh dibilang, si manis ini nih yang bikin
gue kangen setengah mati dan seneng deket2 dia. Angeline nggak
terlalu sering main game, tapi dia kolektor musik game sama
seperti gue. Dia itu emang klop banget sama gue, asalkan nggak
bicara ke hal2 yang serius atau banyak mikir seperti cinta dan
pengorbanan, hehehe... She is the one that I called Tiara...
IRMAWATI: Editor HotGame yang merupakan bos dari kita semua ini
baru gabung saat acara gathering. Karena dia sibuk banget, so
nggak bisa terlalu sering ngobrol...
---
OK, lanjut! Akhirnya, gue dan V3 berangkat, janjian ketemu di
Plaza Senayan sama Gia dan Angeline. Tepat jam 3 sore kita
ketemuan. Yang paling nyenengin, kecerewetan dan omelan Gia
ditambah hangatnya canda tawa Angelin membuat gue betul2 lupa
akan kesedihan gue.
Jam 1/2 4 sore kita meluncur ke kawasan Taman Ria Senayan,
karena acara gathering diadain di salah satu kafe disana. Wah,
udah lama juga nggak jadi raja minyak nich, naik mobil yang
isinya cewek semua, huehehehehe!!!! So, what's inside the car?
Sambil dengerin musik2 dari CD Player, Gia terus2an ngomel
lantaran gue minta dia traktir es krim dan segudang tingkah yang
menurut Gia, membuat dirinya susah. But still, masih dalam
konteks canda ria kok. Sementara itu Angeline yang tetap hangat
nggak henti2nya ngeluarin suara imutnya kalo ngeliat koleksi
gambar2 animasi Gia. Di akhir perjalanan, kita dikejutkan oleh
aksi Gia yang memutar mobilnya 180 derajat persis kayak naik bom
bom car. Siapa sih yang nggak stress, karena dia nggak bilang2
dan itu dilakukan oleh seorang cewek gitu loch!!!
Akhirnya kita tiba juga di kafe yang dituju. Hmmm, mengenai
detailnya gue akan tulis di artikel tersendiri. Yang jelas, gue
menikmati banget hingar bingar dan suasana gathering itu.
Sementara gue dan Angeline tanpa malu2 menyikat habis makanan
yang disediakan, Gia dan V3 asyik melayani pertanyaan pengunjung
seputar Final Fantasy. Maklum deh, mereka kan kontributor yang
ngebahas soal Final Fantasy.
Gathering Final Fantasy... Ada games, diskusi, dan peragaan
kostum karakter game Final Fantasy... Semuanya menyenangkan dan
mengasyikkan, apalagi gue sempet foto bareng mereka2 yang pakai
kostum karakter FF itu. Wah, serasa ketemu karakter FF sungguhan!
Seperti yang gue bilang, gue akan ulas gathering ini di artikel
tersendiri. So, tunggu aja, dan liat infonya di halaman depan.
Yang jelas, gue sangat menikmati ramainya acara gathering ini.
Ketika fantasi dan khayalan bukan menjadi sesuatu yang aneh,
tapi malah jadi hal yang mengasyikkan...
Rama Says: 23:11 WIB
jum'at, 16 september 2005
immemorium
Selamat jalan... Maaf, gue nggak bisa menghantar kepergian elo
dengan kalimat2 panjang, soalnya gue sendiri juga lagi sedih.
Tapi gue harap judul catatan ini bisa membuat elo gembira dan
selalu ingin melihat gue disini. Hehehe, judulnya nggak bernada
gembira sih, tapi keren kan?
To all my friends who were there, just let her go. Your tears
won't bring her back... Save it for your future struggle. I'm
sure that's also what she wants...
Rama Says: 20:17 WIB
pengakuan lima BIDADARI
DARK AURORA (murka): Bangsat! Brengsek! Setan alas! Dasar bedebah! Keparat itu kembali menikamku dari belakang. Kenapa dia tak henti2nya melakukan itu!? Selalu berusaha menunjukkan di hadapan orang lain kalau aku adalah sumber penderitaannya, dan membuatku terpojok!? Dasar pengkhianat! Tak akan kubiarkan hal seperti ini menimpa Rama lagi, atau akan kulumat tubuh dan jiwa si bangsat itu dengan pedangku!
TIARA (menangis): Kenapa... Kenapa Rama harus terus-menerus mengalami hal seperti ini? Tidakkah ada kesempatan baginya untuk bahagia? Sampai kapan penderitaannya akan berakhir? Sampai kapan luka dan kesakitan ini harus ditanggung? Apakah...apakah tak ada yang mau menyayanginya, berkorban untuknya, seperti halnya aku? Kenapa... Kumohon, hentikan semua ini...berikan kebahagiaan dan kedamaian untuknya...
AURORA (berpikir): Menurut perhitunganku, rasanya sia2 untuk bertahan dalam keadaan seperti ini. Rama, ataupun orang lain... Kupikir ada baiknya jika Rama mau berjuang sekali lagi, dengan kekuatan baru yang akan segera diterimanya. Mungkin keadaan akan jauh lebih baik. Murka dan bersedih...menurut kalkulasiku hanya akan membawa Rama ke keadaan yang lebih parah lagi...
LALA (tersenyum): Ayo, semuanya...! Tersenyumlah...! Untuk masa depannya...untuk semangatnya...dan untuk kebahagiaannya...!
WAHITA (tenang): Kawan2, saatnya kita berjuang. Bersatu dan bangkitkan Rama kembali. Semuanya masih belum ditentukan, jadi...kita harus terus maju...!
Rama Says: 00:21 WIB
rabu, 14 september 2005
indah
Rama (menangis tanpa suara): ...
Wahita (menghampiri dari belakang): Rama...
Rama: Akhirnya selesai juga... Lagu untuknya...
Wahita: Rama? Lagu ini...indah, indah sekali!
Rama: Terima kasih... Tapi, apa kamu yakin dia akan menyukainya?
Wahita: Rama, aku merasakan kedamaian dan ketenangan dalam lagu
ini. Aku tak menyangka kamu menulis lagu ini, bahkan saat hatimu
terluka dan kond...
Rama: Jangan teruskan, aku tak ingin dia tahu...
Wahita: Hmmm? Iya deh! Kamu tak ingin dia dan semua orang
khawatir kan? Tapi, kenapa kamu masih menangis?
Rama: ...aku ini, lemah ya? Aku hanya dapat tersenyum di balik
tangisku sendiri. Dalam keadaan itu, aku masih bermimpi dia
menangis saat aku sedih, dia merasa sakit saat aku terluka...
Wahita (duduk di samping Rama): Jadi itu masalahmu? So, that's
why you're crying? Rama yang seperti ini bukan seperti Rama yang
kukenal...
Rama: Siapa yang akan peduli? Bukankah ini takdir hidupku?
Wahita: Bangkitlah, Rama... Kalau kamu lemah, bukan tidak
mungkin dia juga akan jadi lemah. Harusnya kamu tunjukkan kalau
apa yang kalian berdua impikan akan menjadi kenyataan. At least,
kalau memang tak terwujud, Allah dan dia tahu kalau kamu
bersungguh-sungguh.
Rama: ...
Wahita: Aku tahu mungkin saat ini dia tak ingin memikirkan hal
ini...
Rama (menangis): Itulah...aku ta...
Wahita (merangkulkan tangan kanan ke pundak Rama): Rama...kumohon...jangan
buat kami khawatir... Aku dan empat bidadari yang lain sangat
mengharapkanmu bangkit kembali. Selain itu, masih banyak orang
yang menginginkan hal itu juga. Ingat kedua orangtuamu,
saudaramu, teman-temanmu, dan...hmmm, si cewek kembar itu, aku
tak tahu apa yang akan terjadi kalau mereka tahu kamu sesedih
ini.
Rama: Bercahaya... ... ...untuk kebahagiaan orang lain...
Wahita: Yap! Ayo, jangan buat kami dan yang lain kehilangan
semangat. Kemarilah, biar aku yang sampaikan padanya kalau kamu
sangat menyayanginya. Lewat lagu ini, iya kan?
Rama: Iya... Indah... Tapi, aku tak yakin dia menyukainya. Dan
kalau dia tahu keadaanku ini, mungkin dia tak akan berkomentar
apapun.
Wahita (tersenyum): Dia bukan tidak mau, tapi tidak bisa. Kamu...benar-benar
menginginkan dia memujamu ya?
Rama: Iya...
Wahita: Aku percaya dia tetap memikirkanmu dan menyayangimu,
kamu hanya tak tahu itu, Rama.
Rama: Benarkah? Apakah...apakah dia akan...
Wahita: Percaya deh! (memegang tangan kanan Rama) Nah, sekarang
berdirilah...ayo, bangkit! Kasihan Tiara, dia selalu menangis,
juga yang lain...
Rama: Wahita...
Wahita: Lebih baik sekarang kita dengarkan lagu gubahanmu ini...
Setelah ini kamu istirahat, karena besok kamu harus memulai hari
baru.
Rama: Terima kasih, Wahita...
Wahita (menghilang): Iya... Selamat malam, Rama...
-Lagu ini berjudul INDAH, kutulis untuk dirimu. Kuharap lagu ini
dapat menjadi peringan beban fisik dan pikiranmu. Mungkin lagu
ini tak akan pernah masuk dalam ulasanmu di blog, tapi aku yakin
lagu ini akan menggurat lekat di hatimu...-
Download disini...
Rama Says: 23:48 WIB
selasa, 13 september 2005
sendirian
TANYA: Ram, apa elo bisa mengerti ini? Ini dari game Xenosaga
Episode II. Disitu keliatan banget kalau tokoh Albedo sangat
ketakutan waktu tahu dirinya nggak bisa mati. Can you help me
with the analysis? Everything, please...
JAWAB: Hmmm, dificult question, dan kayaknya banyak banget hal
yang bisa gue tarik dari sini. Albedo itu, salah satu karakter
yang memiliki kemampuan regenerasi. Dia dan golongannya, yang
disebut U-R-T-V diciptakan dengan memiliki kelebihan masing2.
Misalnya saudara kembar Albedo, Rubedo yang nggak akan bertambah
tua. Nah, Albedo itu mempunyai kemampuan regenerasi, jadi dia
nggak bakal bisa mati meskipun tubuhnya dihancurkan sekalipun.
Meskipun sel2 tubuhnya dimusnahkan dari jagat raya ini. Itu sih
yang gue tau.
Nah, kalau berdasarkan apa yang gue saksikan lewat adegan di
game itu, Albedo ngerasa ketakutan setelah tau akan kemampuannya
itu. Waktu itu kalau nggak salah dia menembak kepalanya sendiri
sampai hancur berkeping-keping, tapi sekejap kepalanya muncul
lagi. Dia berpikir kalau ada orang yang kesakitan atau terluka
bisa langsung regenerasi seperti dirinya. Nah, waktu saudaranya
Rubedo menjelaskan bahwa hanya Albedo yang bisa begitu, Albedo
seperti orang kesetanan. Dia ketakutan setengah mati. Ya gimana
nggak? Coba bayangkan kalau sampai alam semesta ini hancur, kita
nggak bisa mati dan tetap utuh...SENDIRIAN!?
Mati adalah peristirahatan untuk sebuah jiwa yang hidup. Bila
darah dan daging yang mengurungnya kekal, dan ketakutan akan
kehilangan dan kesepian tak juga musnah dari kepala, maka hidup
hanya akan menjadi penjara yang tak berujung, sebelum Allah
punya kuasa untuk menghentikannya...
Well, itu kira2 yang bisa gue tangkep. Oh ya, ini juga mungkin
kenapa Albedo sampai gila2an memancing kemarahan Rubedo, sampai
membuka pintu antar dimensi yang membuat makhluk2 aneh
menghancurkan alam semesta, dan terakhir mengorbankan sebuah
planet... Ya hanya karena dia ingin mati, ingin lepas dari
penjara yang mengurungnya, karena cuma Rubedo yang bisa
membunuhnya... Akhirnya memang ide itu berhasil sih, tapi gile
aja, sampai mengorbankan banyak nyawa gitu?
Untung deh ini cuma di dalam game!
So, everyone, jangan takut. Ini hanyalah hasil imajinasi manusia,
dan kita semua pasti bakal mati, so nggak akan ada yang ngerasa
sendirian kayak Albedo nanti.
So, itu analisa dan komentar gue. Thanks for asking, Fea.
Rama Says: 06:11 WIB
senin, 12 september 2005
back to CAMPUS!!!
Yo! Aurora's back to campus! Wah, senengnya bisa balik lagi ke
kampus setelah off beberapa lama. Telling yu, it feels like I
was dreamming, cuti dari kampus dan bekerja tanpa
menengok-nengok lagi ke gedung putih tercinta ini, dan sekarang
gue harus kembali untuk pertempuran terakhir. My...! Rasanya
campur adoek!!!
Baru aja masuk gerbang, langsung ada yang mengenali gue. Yup,
temen2 dari fakultas ilmu kelautan yang dijuluki super senior
alias nggak lulus2, hehehe! Ternyata beberapa kawan lama gue
masih ada! Gimana gue mengenalinya? Gampang! Mereka kan manggil
gue THOYA (senjata khas dari China yang bentuknya kayak tongkat
gue), dan itu panggilan yang dikasih temen2 dari kelautan waktu
mereka pertama kali mengenalkan gue area kampus.
"Senpaaaaaiiiii!!!!" "Rama dodooooooolllll!!!!!" "Kemana aja
loeeee!?!?" "Hmmm, so Earth didn't completely swallow you, eh?"
dan berbagai komentar mengenai kedatangan gue langsung
menggempur begitu gue masuk ke lobi fakultas sastra. Maklum aja,
dulu gue cuti tanpa kasih kabar dulu, dan ternyata beberapa
sobat karib masih ada dan ada yang cuti juga. Hehehe, kangen
juga sama "the twin sister" Nita + Nini yang cerianya nggak ada
matinya, atau pelukan ala Gorilla-nya Mitha, cewek gemuk
bersuara imut yang manja banget (ngaku kangen ditinggal setahun).
Ada juga Helmy, gamer cowok yang punya segudang temen cewek. ...dan,
Yovita...sahabat karib gue (Sastra Jepang) angkatan 2002 yang
dulu pernah gue taksir gara2 jago banget main game, punya rambut
panjang nan halus dan penyabar kayak tokoh Tifa di game Final
Fantasy VII (gue panggil dia Tifa)...wow...makin cantik aja, dan
begitu ketemu langsung nantang main game online! Lalu...lalu...dan
sejumlah besar armada tempur sastra dan fakultas lain yang nggak
mungkin gue tulis namanya disini. Hei, kalau kalian baca catatan
ini, anggap aja nama kalian ditulis disini, yak!!!
Hmmm, kenalan ama mahasiswa baru 2005 juga nggak terlalu sulit,
karena fisik gue yang mudah dikenali, dan pengenalan nggak
langsung dari senior2 mereka yang rata2 temen gue. Beberapa di
antara mereka ternyata ada yang sudah pernah tau gue dari TV
atau membaca artikel gue di majalah Hot Game.
Sambutan baik juga diberikan dosen fakultas dan orang2
sekretariat yang ternyata masih mau membantu masalah2
administratif gue, lantaran gue tergolong yang paling sering
mondar-mandir ke ruang sekret. Hanya saja, memang gue sedikit
dipersulit sama DEKAN Sastra yang baru, but I hope it will be
fine.
Suasana lingkungan juga nggak terlalu berubah. Fakultas ada
kemajuan, kelas udah ditambahi AC. Kantin tetap seperti biasa,
dengan penjual2nya yang ternyata masih inget semua menu kesukaan
gue.
Well, pokoknya, it's nice to be with my friends around. It's
nice to have my old world again. Suatu lingkungan dimana gue
yang karena hobby gue mungkin dianggap aneh, tapi disini jadi
biasa aja. Lingkungan dimana cewek yang main game itu bukan hal
yang baru, juga tempat di mana gue bisa mengingat semua kenangan
manis gue di kampus. Meskipun rasa berat karena harus kehilangan
suasana kerja itu ada, dan gue masih belum sepenuhnya siap, tapi
gue lega karena mungkin umur gue, Insya Allah di kampus ini
sekitar 1 atau 2 tahun lagi, and I will eventually leave for
sure.
Meanwhile, gue kuliah lagi...!
Rama Says: 22:19 WIB
jum'at, 9 september 2005
hari terakhir kerja
Yeah, akhirnya masa kuliah gue tiba juga...setelah beberapa
lamanya gue cuti, kini saatnya kembali ke kampus untuk
pertempuran terakhir. Probably one and half year, or two, gue
nggak tau. Yang jelas SKS gue udah hampir habis dan gue siap
menghadapi ujian akhir.
Well, it means, gue harus ninggalin kerjaan gue. Iya sih, gue
pikir kebutuhan yang gue inginkan (bersenang-senang) udah
terpenuhi semua, dan kebutuhan utama (untuk studi) juga sudah
lumayan ada. So, ya barangkali kali ini gue bener2 mau
konsentrasi menyelesaikan studi dulu. Yep, gile bener! Gue
ngerasa deh gimana nggak enaknya jadi pemuda tanpa gelar, mau
apa2 susah, termasuk memacari anak orang dan berniat menikahinya...^_~
Memang sih kalau kerjaan gue sebagai jurnalis di
www.mitranetra.or.id belum habis, masih kurang 1/2 bulan lagi.
Tapi gue udah harus aktif kuliah, so jadi nggak bisa ke kantor.
Mungkin gue tetep kirim berita via e-mail.
So, the condition is as follow: Gue barangkali bakal jarang
banget online di MSN/AIM/YM. Barangkali seminggu sekali. Let
say, Jum'at kali ye, soalnya kayaknya gue nggak ada jadwal
kuliah hari Jum'at. So, sorry for everyone, and farewell to you
all, my chatmate... *sedih tapi gak bisa apa2* Tapi jangan
khawatir. Insya Allah gue bakal tetep update situs ini, dan
meski gue jarang online, gue akan nongol sekali2, jadi tunggu
aja ya...!
Right then, preparation is complete, and I may fire at will...!
Darma Persada University...wait for me! HERE I COME!!!
Rama Says: 05:11 WIB
saat-saat paling menyenangkan
1. Pulang bareng Winanda Putri Haksari
2. Pulang bareng Nanda
3. Pulang bareng Nandut
4. Pulang bareng Putri Nanda
5. Pulang bareng Princess
6. Pulang bareng N4NDH4E
7. Pulang bareng honey
8. Pulang bareng belahan jiwaku
Rama Says: 04:52 WIB
kamis, 8 september 2005
liputan terakhir
Hari ini barangkali adalah hari terakhir gue meliput,
menjalankan tugas sebagai jurnalis Mitra Netra News Online. Di
kesempatan ini, gue berkesempatan meliput acara seminar
aksesibilitas bagi penyandang cacat yang diadain APCD (Organisasi
penyandang cacat yang berbasis di Thailand) di gedung DEPSOS,
Jakarta. Di hari ini juga gue berkesempatan untuk menjadi
penterjemah, pasalnya seminar dan keseluruhan acara menggunakan
bahasa Inggris.
Disini berkumpul staf2 dari DEPSOS, APCD, dan alumni2 (cacat)
yang pernah mengikuti berbagai pelatihan di Thailand yang
diadain APCD. Bangganya gue melihat 5 orang alumni yang
presentasi, menunjukkan implementasi hasil pelatihan dengan
berbagai hasil yang menurut gue, cukup spektakuler. Ada yang
sudah bisa menerapkan konsep situs aksesibel, merancang
peralatan khusus penyandang cacat, bahkan ada yang siap membuat
sistem operasi Linux khusus penyandang cacat. See? Luar biasa
kan?
Tapi yang paling membanggakan adalah ketika tim APCD di hari
sebelumnya mengunjungi Mitra Netra. Mereka sangat terkesan oleh
kinerja yang kita lakukan, dan nggak henti2nya mengucapkan kata
kagum. Iya sih, umumnya sebuah yayasan apalagi yang menangani
penyandang cacat tuh ya sepi2 aja, tapi Mitra Netra kan aktif
dengan segudang kegiatan. So, APCD meminta Mitra Netra untuk
menjadi salah satu anggota asosiasinya, KEREN KHAN!?
Rama Says: 23:18 WIB
maya
Well, it's good to meet you again, my source of paradise. I see
you're still hot as ever, and being used by the hell of
machinary. You are just a machine of sex. Hmmm, queen of sex
machinary? What an impressive name you put yourself there.
The eternal pleasure of sexual activity processed by unstopped
machine...
But remember. We're living among realistic brains, so don't open
up your vagina of fantasy like that. Come to the world you think
people can understand you, otherwise you'll be kicked away.
Well, at least I am, that is...
Those phrases above...was the atmosphere of ours...ten years
ago... Now, I see you have changed a lot, and I am happy to find
it out. Mate, I'll always wish you luck. Use your vagina only
for good things, you know what I mean...
Rama Says: 04:52
selasa, 6 september 2005
dvd konser musik game baru

What's that!? Oh, itu paket DVD konser musik game yang kembali
gue terima minggu ini. Again, yang ngirim adalah sahabat gue
dari www.slightlydark.com, Carl Larson yang dulu juga pernah
ngirimin gue DVD konsernya Motoi Sakuraba. So, what's inside?
I'll make it quick!
Di dalamnya ada 3 DVD. Masing2 adalah Mario & Zelda Big Band
Concert yang berisi konser musik2 karya Koji Kondo untuk game
Super Mario Bros dan Zelda (Nintendo), musik2 latin dan riangnya
penonton mendominasi konser ini. Berikutnya adalah Tour de Japon
Final Fantasy Concert, yang suka sama musik RPG legendaris Nobuo
Uematsu ini pasti udah nggak asing, and I guess I'll keep
silence for this. Yang terakhir adalah Final Fantasy The Black
Mages Live Concert, musik2 dari game Final Fantasy yang dibikin
metal dan hingar bingar.
Jadi, so far I have 4 game music DVDs right now. Ada yang mau?
Iyech, mendingan diliat daripada diomongin!!!
Rama Says: 06:05 WIB