selasa, 25 oktober 2005
hari terakhir kuliah
Ini hari terakhir gue kuliah, karena selebihnya dosen2 gue sudah
memutuskan untuk meliburkan diri.
Siang ini gue presentasi mata kuliah Telaah Pranata Masyarakat
Australia. Wah nyenengin banget! Mungkin kelompok gue yang
paling dinamis di antara yang lain, soalnya penanya nggak
henti2nya memberondong kami dengan pertanyaan, bahkan sampai2
nggak ada lagi batasan sesi. Well, wish I could grab good score
from this, amin...!
Habis itu gue masuk ke kelas Semantic. Sayangnya dosennya nggak
masuk, but it was probably the room, and the moment for me to
get several new friends... Sebenernya nggak baru2 amat sih,
mereka itu mahasiswi semester 5. Gue udah mengenal mereka
sebelumnya, tapi baru sekarang dapet kesempatan ngobrol lebih
deket. They're Amalia, Wenda, Ika, and Ayu... Gue nggak tau sih
apakah mereka ini satu gang atau sobat deket, tapi yang jelas
mereka berkelompok dan gue kebetulan ada disitu dan terlibat
obrolan yang lumayan seru.
Yo, Wenda... Thanks for accompanying me there. You sure chosen
by my aura to hear that story...
OK deh, berhubung ini update terakhir di bulan ini, dan mungkin
setelah lebaran baru bisa update lagi, gue mau ngucapin MOHON
MAAF LAHIR BATIN untuk semuanya...
Rama Says: 20:37 WIB
minggu, 23 oktober 2005
money crysis
...
Nggak pernah gue ngalamin keadaan sesulit ini. Shortly, my
family's in trouble. This is about financial problem... Saking
parahnya...sampai2 gue sama sekali nggak pegang uang sepeser
pun, termasuk rekening gue yang ikut2an kosong.
Sudah berusaha kesana kemari, tapi tetap nggak dapet penghasilan.
Mulai kepikiran untuk ngamen ala mahasiswa, sampai begadang
semaleman di WARNET hanya untuk nguber bahan tulisan artikel
seharga 150 ribu (yang akhirnya nggak dapet juga).
Bingung, nggak tau lagi harus ngapain... This was probably why I
couldn't control my emotional outburst...
But I believe, this will end...though I can't say "soon..."
Rama Says: 18:33 WIB
jum'at, 21 oktober 2005
mitra netra bikin acara chatting bersama
Hari ini Yayasan Mitra Netra ngadain acara CHATTING BERSAMA,
pesertanya rekan2 tunanetra dari Yayasan Mitra Netra Jakarta,
Bandung, dan Yogyakarta.
Wah, seru banget! Semua monitor PC di YMN penuh dengan kotak
dialog chatting, dan semuanya diperuntukkan untuk chatting!
Semua pesertanya tunanetra, jadi tunanetra dari tiga kota itu
saling ngobrol lewat program Windows Messenger.
Karena rekan2 di Jakarta udah terjangkit virus Yahoo! Messenger
yang gue tularin beberapa bulan lalu, mereka nggak terlalu
kesulitan memakai WM, bahkan mungkin jauh lebih aktif dibanding
rekan2 di kota lainnya.
Nah, yang ngusulin adanya acara ini adalah Drs. Irwan Dwi
Kustanto, WAPRES YMN. Acara ini memang untuk seneng2, tapi
menurut beliau ada maksud dibalik ini semua. "Supaya tunanetra
bisa menguasai semua fasilitas di Internet dan menarik manfaat
dari apa yang mereka peroleh," jelasnya.
Rencananya, YMN bakal menggalang tunanetra di seluruh Indonesia,
dan Insya Allah tahun depan, kalau sudah siap, akan digelar
chatting bersama tunanetra se-Indonesia, yang akan dimasukkan ke
Guiness Book of Record...! KEREN KHAN...!?
Chatting... Mungkin ini hal biasa untuk netter berpenglihatan,
tapi kalau kalian melihat sendiri chatternya tunanetra, itu (bahkan
menurut gue) adalah hal yang luar biasa...
Rama Says: 16:02 WIB
kamis, 20 oktober 2005
Hello, wiwien!

Udah lama banget sejak terakhir kali gue ngobrol via telepon
sama wiwien, sobat karib gue di Palembang. Kita berdua, yang
sama2 memutuskan nyolong nama2 tokoh novel Harry Potter ini
emang udah biasa terlibat obrolan dalam bahasa Inggris, dan
karena kita pakai kartu ponsel yang sama (SimPATI), jadi kita
biasanya ngobrol dalam jangka waktu lama...
Mungkin emang udah direncanain Allah kali ye, pagi ini gue nggak
ngerasa ngantuk sama sekali, padahal biasanya gue bakal tidur
lelap paska shalat subuh. Ternyata bener, Wiwien telepon...
Hmmm, jadi ternyata yang semalem nelpon gue dan bunyinya nggak
jelas + mengerikan = hancur lebur itu dia ya? Soalnya kemarin
malemnya Wiwien emang telepon tapi suaranya nggak jelas plus gue
udah ngantuk berat. The last thing I heard from that phone was
"I will call you tomorrow..." Hehehe, sorry Hermy! I don't know
it was you...!
Seperti biasa, kita tanya kabar masing2 dan terlibat obrolan
yang mengasyikkan. Boleh dibilang, Wiwien itu salah satu sobat
ngobrol berbahasa Inggris gue yang lumayan luwes dan bikin
banyak kemajuan. Nggak sekedar lancar, tapi juga sudah mahir
menggunakan intonasi, satu hal yang paling gue suka dari lawan
bicara berbahasa Inggris gue.
Karena sama2 penggemar Harry Potter, kita juga sempet ngobrolin
soal filmnya yang keempat yang bakal nongol.
Pokoknya, it's nice to talk to her that way. Nggak kerasa udah
lebih dari setahun kita sahabatan... Hermy, keep going and
improve your English. It was not me who made you that far, but
your spirit...yourself...!
Rama Says: 22:19 WIB
selasa, 18 oktober 2005
happy day
Cihui...! *lompat2 kegirangan* Hari ini mungkin salah satu hari
paling menyenangkan di kampus, soalnya ada beberapa kejadian
yang menurut gue cukup bikin hati gue seneng.
Pertama, gue nggak nyangka waktu gue dipanggil Pak Rusdi, dosen
mata kuliah Vocabulary Building gue, yang ternyata beliau itu
ngasih tugas khusus untuk gue kerjakan. Menurut beliau, gue
nggak perlu lagi ikut mata kuliahnya. Beliau berpendapat kalau
kemampuan gue sudah bisa diukur dan cukup dengan mengerjakan
tugas yang diberikan. It means, gue nggak perlu lagi datang dan
ikut perkuliahannya. Wah seneng dong, apalagi tugas yang
diberikannya...hmmm, bukan gampang, tapi bisa deh bikin hati
tenang dan bibir tersenyum...
Kedua, waktu gue masuk mata kuliah Semantic (arti dan makna),
topik pembahasannya menarik. Kita belajar soal simbol2
komunikasi dan kualitas makna. Hehehe, terlalu teknis deh kalo
gue cerita disini, yang jelas suasana kelasnya jadi nyenengin
banget karena jarang2 waktu puasa itu kelas jadi aktif dan ramai.
The last one? Hmmm, agak sedikit menjurus...hehehe,
astagfirullah...astagfirullah...ampuni aku ya Allah... Wah
kenapa ya gue kok malah bersyukur dan girang banget waktu pulang
kampus naik bus kampus, padahal busnya penuh sesak dan gue harus
berdiri berdesak-desakan, sampai2 badan harus saling merapat
biar kebagian tempat... It's because of her...Amalia, cewek
berambut panjang yang jago ngoceh Inggris yang punya suara manis
dan jadi %$~!!@%^^#@ gue di kampus, yang setia nemenin gue ngobrol
selama di perjalanan... Yo, Amalia! Thanks for letting me write
it down here...!
Rama Says: 17:11 WIB
senin, 17 oktober 2005
ngantuk berat
Ngantuk dan nggak bertenaga... Ini yang gue rasain pagi ini. Gue
nggak tau deh, tapi gue rasa gue cukup istirahat kok. Mungkin
pengaruh karena gue sampai di kampus pagi banget, sekitar jam
setengah tujuh pagi. Kontan gue cuma duduk di kelas dan dengerin
MP3, yang mana hal itu jelas2 bikin gue ngantuk.
Kepala mulai bergoyang, dan akhirnya roboh di tangan yang gue
lipet di meja. Terus seperti itu, sampai si mungil Yuki nongol
di kelas jam setengah delapan.
Di pelajaran pertama, gue juga jadi nggak konsen. Nih kepala
rasanya nggak bisa diajak kompromi. Bergoyang ke kanan ke kiri,
alhasil gue pun nggak bisa konsentrasi. Biarpun terkadang gue
becanda sama Yuki yang duduk di samping gue, tetep aja rasa
ngantuk itu nggak hilang.
Merasa serangan ngantuk itu parah banget, sehabis kuliah pertama
kelar gue langsung ke UKM KMKU (Organisasi Katholik di kampus
gue) tempat di mana biasanya gue istirahat. Biarpun ruangannya
lagi dibersihin, gue nggak peduli dan langsung terlelap di atas
bantal (meskipun kiri kanan lagi pada nyapu dan ngelap).
Bangun untuk masuk kuliah kedua (terakhir), ternyata rasa
ngantuk itu nggak hilang juga, bahkan tambah parah. Gue pun
bahkan nggak sempet cuci muka dan langsung aja masuk kelas,
pasti itu pengaruh ngantuk yang menghilangkan rasa malu gue.
Untungnya kuliah cuma dikasih tugas dan mahasiswa boleh langsung
bubar.
Pulangnya gue dianter Nita pakai motor bebeknya, itupun gue
hampir jatuh gara2 nggak bisa ngejaga keseimbangan badan. Tapi
untung deh akhirnya gue sampai rumah dengan selamat...
"Guess I am not really myself today..." Gue bergumam sebelum
akhirnya terlelap di atas kasur yang sejuk nan empuk...
Rama Says: 20:23 WIB
sabtu, 8 oktober 2005
Hari ini, pagi2 banget gue udah keluar dari rumah. Sekitar jam 6
pagi, gue tiba2 dikagetin karena ada seorang gadis yang tiba2
nyelononk masuk ke kamar gue dan memegang lengan gue dengan
lembut (gue masih dalam keadaan tidur pasca shalat subuh). She's
Ivi, karib gue yang minta tolong gue nemenin beli PDA Phone di
Roxy. Mungkin karena gue lagi ngimpi, jadinya gue kaget banget
waktu dia bangunin gue... Ya gimana kagak! Apa sih jadinya kalau
kita nggak sadar, tiba2 ada tangan halus yang mengelus lengan?
Setelah berusaha mengembalikan kesadaran seutuhnya, gue segera
mandi dan berangkat. Tujuan pertama adalah ngejenguk rekan kita,
Ino, yang menurut Ivi kena musibah kecelakaan jatuh dari motor,
lebih tepatnya ditabrak. Bener juga, setibanya kita di rumah Ino
di kawasan Cilangkap, si cewek tomboy yang hobby ngebut dan
ngetrack ini harus jalan terpincang-pincang lantaran kakinya
diperban dan penuh lecet. NOTE: Tuh kaki sampe jadi inceran
kucing kecil yang biasa nongkrong di rumahnya, mungkin karena
kaki Ino yang lecet itu mirip otongan ikan atau ayam kali ye!
Setelah kelar ber-WASWESWOS, akhirnya gue dan Ivi langsung
menuju Roxy. Akhirnya, jadilah Ivi ngebeli tuh PDA Phone,
merknya Toshiba -- gue lupa tipenya. Yang jelas, PDA CDMA
seharga 1,7 jeti itu keren banget, karena harganya yang relatif
murah dan fitur2nya yang sudah memenuhi standar pocket PC.
Setelah urusannya kelar, gue dan Ivi misah karena gue harus ke
Pondok Indah Mall 2 buat buka puasa bareng "my HotGame gang..."
Tepat jam 4 sore, gue sampai di PIM2, dan kalian pasti udah tau
siapa aja the gang itu... Yup, siapa lagi kalo bukan V3,
Angeline, dan Gia (lihat foto2 di bawah sebelum catatan ini).
Hanya saja kali ini gue nggak sendirian jadi raja minyak, karena
Angeline bawa temen cowoknya, just call him Ansol...
Sambil nunggu waktu berbuka, kita ngobrol2 yang nggak lain dan
nggak bukan adalah soal game. Tapi disini ada yang sedikit
berbeda, ketika waktu berbuka hampir tiba dan gue plus Angeline
kebagian nyari dan ngantri buat pesen makanan, kita berdua
terlibat obrolan yang sedikit "serius tentang kita." Ah, nggak
banyak sih, cuma suasananya jauh lebih fresh ketimbang kita yang
setahun lalu. Disitu gue berkesempatan bicara dari hati ke hati
sama cewek yang ternyata nggak cuma klop sama gue soal musik,
tapi ternyata juga klop soal ngisi perut. Akhirnya, dapet deh
menu yang kita inginkan, mostly mie dan minuman dingin...
Wah, boleh dibilang kalau gue dan Angeline bikin rekan2 sesama
yang berbuka jadi sedikit nyengir, soalnya kita berdua
memutuskan untuk mengadakan ronde kedua buka puasa alias nambah
makan. Gue juga sedikit senyum sih, karena biar kurus ternyata
"my Tiara of music" bisa juga punya penampungan makanan yang
lumayan lentur...
Di sela2 obrolan kita, ada juga hal yang membuat kita sedih.
Pasalnya, mbak Irma, senior kita di majalah HotGame berencana
untuk mengundurkan diri. It means bakal susah banget masukin
artikel ke HotGame, plus harus cari penggantinya yang mampu
berbahasa Jepang dan punya kemampuan editing yang bagus. Dalam
hal ini kita setuju nyalonin Gia untuk jadi pengganti Mbak
Irma...
Makan selesai, dan setelah puter2 sedikit dan ngelanjutin lagi
ngobrol soal game, kita memutuskan untuk pulang. Hehehe,
meskipun lagi2 gue harus dibikin pusing ama ulahnya Gia plus
nahan beban isi perut yang keberatan muatan, gue ngerasa seneng
banget. ...and the last move, when I hugged her so gently...
Tiara, keep going... I know it's hard for you, but...we'll
always be with you... Ah, nggak berani bilang "I" soalnya gue
bisa kena tonjok Gia dan V3.
Rama Says: 23:52 WIB
selasa, 11 oktober 2005
seminggu puasaku
Wah, nggak kerasa puasa udah berjalan sekitar seminggu, dan
godaannya mulai berat dan beraneka ragam kayak jajanan berbuka,
hehehe. Cuaca Jakarta yang panas banget kalo siang, plus udara
pagi yang mulai bikin gue nggak patuh lagi ama alarm ponsel yang
gue pasang adalah beberapa godaan yang gue rasain.
Tapi gue juga ngerasain nikmat yang berlimpah. Biarpun gue harus
nahan dahaga dan laper, juga emosi (sometimes), gue ngerasa
begitu menikmati rahmat Allah waktu buka puasa. Rasanya seteguk
teh manis itu nikmaaaaaaaaaaat banget! Nggak itu aja sih, gue
ngerasa lebih tenang dan bahagia sekarang, nggak terlalu
berlebihan gue pikir.
Emang sih, gue ngerasa kalau puasa gue mungkin nggak sempurna,
tapi satu hal, dari seminggu ini gue merasa lebih baik dari apa
yang gue lakukan tahun kemarin, Alhamdulillah...!
Oh ya, mengingat ini update baru, sekalian deh gue ngucapin met
puasa, mohon maaf lahir batin! Sorry baru update nih...
Rama Says: 18:33 WIB
rabu, 5 Oktober 2005
FOTO-FOTO GATHERING FINAL FANTASY
Asyik!!! Akhirnya gue dapetin foto-foto gathering Final Fantasy bulan lalu! Oops!? Ada yang belum tau ya? Coba deh buka diary online September 2005, atau KLIK DISINI!

Yup, siapa lagi tuh kalo bukan gue, and my sweet Tiara, Angeline...! Lho, jadi namanya Angeline apa Tiara yak!?

Nah, kalo ini foto V3, Gia, dan senpai Irma, gembongnya majalah HotGame dan Final Fantasy World Magazine.


Nah, kalo dua foto di atas itu costplaynya karakter game Final Fantasy VII yang dateng di acara gathering. Keren kan? Oops? See me there?
Rama Says: 21:19 WIB
BBM NAIK, DOMPETKU TERCEKIK
Wah gile! Setelah BBM naik, tarif ANGKOT jadi ikut naik! Yang biasanya 1500 jadi 2000 atau 2500, bus AC juga naik! Emang sih gue baru denger pengumuman resmi dari PEMDA DKI di terminal Blok M sore ini, dan nggak ada tarif yang melampaui angka 2000 rupiah, tapi kenyataannya sungguh menyedihkan... Tarif itu betul2 membuat dompet tercekek...!
Wah gawat, biasa2 gue nggak bisa nabung tiap hari nih, ditambah lagi gue kan udah nggak gawe... Hmmm, kudu puter otak biar dapet pemasukan... Pikir...pikir...pikir...
Rama Says: 15:17 WIB
selasa, 4 oktober 2005
ramadahn's coming
Wah, nggak kerasa bulan puasa sudah mulai! Sebelumnya, gue ucapin mohon maaf lahir batin!
Sehabis maghrib, gue siap2 untuk mulai shalat tarawih.
Tepat adzan isha, gue langsung berangkat ke mushola. Wah, rame
banget! Iya sih, biasanya hari pertama emang gitu. Hehehe, nggak
tau deh menjelang hari terakhir gimana nanti... Karena datang
lebih awal, gue bisa kebagian barisan terdepan dan shalat dengan
khusuk...
So, Ramadhan's coming, and this is...another battle this year...
Alright, I will do my best...
Rama Says: 22:37 WIB
senin, 3 oktober 2005
kuliah
Akhirnya perkuliahan gue mulai aktif. Wah, rasanya beda banget!
Gue yang dulunya nggak betahan duduk berlama-lama di kelas
lantaran anak2 sastra Inggris angkatan gue itu kurang aktif
(sorry for those reading this, but it's fact), sekarang jadi
bersemangat. Iya sih, soalnya sekarang kelasnya kompilasi, jadi...lebih
seru. Sekarang ternyata sudah banyak mahasiswa yang mau aktif
dan sering menggunakan bahasa inggrisnya.
My interest is, waktu gue kenalan sama mahasiswi pindahan D3 UI
(Sastra Inggris) yang namanya Yuki (Salju dalam bahasa Jepang).
Her English's great, dan dia bahkan menguasai bahasa Perancis,
Jepang, dan China. Ada juga Eva yang sekarang sudah semester 7,
lalu sederet mahasiswa aktif lainnya.
Hmmm, perkuliahan sendiri juga makin padat. Rasanya gue emang
nggak bisa melakukan pekerjaan lain selain kuliah, soalnya
tugas2nya sendiri rata2 paper dan presentasi, jadi gue harus
konsentrasi penuh, apalagi presentasi dan papernya rata2 dalam
bahasa Inggris. Jadi kudu mondar-mandir ke WARNET atau ngetik di
rental/rumah.
Kayaknya sekarang ada progress, at least, gue nggak ngerasa
males lagi kalau harus masuk kelas... Hehehe, jadi dulu itu gue
males ya? EMANG...!
Rama Says: 16:34 WIB
sabtu, 1 oktober 2005
madu ratih
"I promise this will be the longest, and also the last one..."
My great Allah, how many times should I pray to lift this
pleasure curse? I know I MUST leave it, but I just can't get
away. It feels good, and I enjoy every minute of it, too. I want
to fight back, but it's pretty difficult. It happens just again
and again...
Should I start it from my heart? Well, but how? I am too weak to
release the warm embracement that goddess of enjoyment has
placed upon me.
My great Allah, the holy month is about to come. So, will it be
the right time for me to confess that vaginatic sin? I think,
perhaps, it will be the best for it. I wish only you could know,
nor people I love, nor those believing in me, nor else...
Just give me your power, a little sword to face it, my great
Allah...
Rama Says: 22:19 WIB