selasa, 28 februari 2006

 

double surprise!!

Dua kejutan super kejut terjadi hari ini! Yang pertama waktu pagi tadi gue ditelepon Hatta, sohib penggemar musik game dari Yogyakarta. Dia ngabarin kalau dua soundtrack game terbaru, Final Fantasy VII DOC dan Valkyrie Profile for PSP (remake ulang game Valkyrie Profile untuk konsol portabel Sony) sudah ada di tangannya. Kejutannya mungkin karena gue udah lama banget nunggu kedua soundtrack itu, dan sempet pasrah waktu kehilangan kesempatan untuk download tiga bulan lalu. But thanks God! Akhirnya penderitaan gue itu membawa hasil, ...apa coba!? Yang jelas dua soundtrack itu udah bikin gue penasaran abis! Btw, gue juga update koleksi soundtrack game gue, dan itu juga karena bantuan Hatta... Thanks bro! Kalau mau liat, silahkan klik disini!

Kejutan kedua, sore ini waktu gue telepon V3. Udah tau kan? Kita berdua ini selalu ada di garis depan kalau ngomongin game Xenosaga yang alurnya berat + njelimet = asyik abis! Doski ngabarin kalau seri ketiga game ini udah ada trailernya! Ooops!? For Xenosaga fans mungkin udah tau (tapi gue nggak bisa spoiler yak). Menurut V3 dan Gia, semua misteri dan pertanyaan yang ada di Xenosaga Episode I dan II akan segera terjawab di episode ketiga ini. Chaos muncul dengan pakaian pendeta, testament putih buka topeng, Durandel diambil alih oleh Dr. Demitry yang sudah sepenuhnya menguasai Gaignun, and...KOS-MOS bertempur melawan android baru bernama T-elos dan...kalah!? OK, yuk kita rame2 penasaran sampai gamenya nongol!!!

Rama Says: 21:11 WIB

senin, 27 januari 2006

 

minder

Minder... Itulah yang gue rasakan akhir2 ini. I don't know guys, tapi gue ngerasa minder banget soal musik game yang selama ini jadi "nyawa dan jiwa" buat gue, musik game yang selalu gue bangga2kan dan jadi motivator setiap kegiatan gue. Hari ini...hampir saja gue menghancurkan semuanya, bahkan konfirmasi untuk menghapus semua file musik game koleksi gue udah nongol di layar monitor... Gue nggak bisa ngebayangin gimana kalau tombol "Yes" sampai tertekan dan koleksi sebesar 160GB itu melayang...oh my God...gue nggak mau ngebayangin gimana sepinya dunia musik game gue... *nangis*

Entah kenapa gue nggak tau, padahal selama ini gue ngerasa banga dan nyantai menyukai musik game yang jelas2 jarang disukai orang, apalagi di Indonesia ini. Temen2 gue yang suka musik game, boleh dibilang "freaks" itu jumlahnya bisa dihitung. Paling2 pelarian gue kalau nggak ke mereka ya akses www.slightlydark.com dan ngumpul sama penggemar musik game dari luar negeri yang suka nongkrongin forum disitu.

Gue nggak tau, tapi akhir2 ini gue suka ngerasa minder kalau banyak orang bisa saling ngobrol tentang musik yang mereka sukai, musik umum yang banyak beredar dan dikenal banyak orang. Sedangkan musik game? Entah...gue nggak dapet temen bicara untuk itu, kecuali rekan2 gue sendiri... Hatta...Angeline...V3...Gia...Slamet...Roy...Helmy...Pu-chan...Yovita...and almarhumah Rara... Mungkin lebih tepat kalau dibilang gue ini kesepian... Bahkan "dia" yang paling dekat dengan gue juga nggak terlalu peduli tentang perasaan gue ini... I am so sorry, fairy... I did not mean to, but I was just jealous, that's it...not more...

Gue baru nyadar kalau krisis macam begini pasti pernah dialami mereka yang punya hobby unik. Karena langka atau jarang atau nggak ada yang punya hobby serupa, orang2 macem itu suka dianggap aneh dan nggak umum. Wajar kalau banyak orang mungkin nggak bisa mengerti dan memahami betapa hobby itu seperti "nyawa" buat penggemarnya, mungkin melebihi kesukaan orang secara umum. Konsekwensinya ya seperti itu, kadang dianggap aneh atau nggak punya teman bicara...

Tapi gue baru nyadar kalau ada kebanggaan di dalamnya, kebanggaan yang selama ini menyertai gue sebagai penggemar musik game. Mungkin gue adalah salah satu dari sedikit orang di dunia ini yang punya koleksi soundtrack game menggunung walaupun nggak semuanya asli hehehe...! Gue juga bisa bicara banyak dan belajar banyak dari musik game, hal yang mungkin nggak dirasakan oleh orang lain yang menganggapnya aneh. Dan...bukankah musik game juga yang telah jadi salah satu mata pencaharian gue, dan sesuatu yang unik dari situs ini...?

That's right... This is my world... I cannot insist someone to enter, and nobody can take it away from me...

Musik game...maafin gue yang hampir aja menghapuskan kamu dari kehidupanku hanya karena perasaan minder sesaat... Mungkin dengan sharing sama temen2 penggemar musik game di seluruh dunia, gue bisa mengembalikan lagi kebanggaan itu... Sekarang? Sepertinya gue tertarik dengerin musik dari album ini! Rogue Galaxy Premium Arrange yang diaransemen oleh beberapa komposer game terkenal (hehehe, lagi2 mungkin cuma penggemar musik game yang tau dan menganggapnya terkenal). Sorry gue nggak bisa scan covernya, but here's the detail!!!

Title: Rogue Galaxy Premium Arrange
Publisher: Team Entertainment Inc.
Catalog Number: KDSD-00085
Release Date: January 25th, 2006
Price: ¥3,150

-Music Credits-

Composed by Tomohito Nishiura (LEVEL-5 Inc.)

Arranger

Yasunori Mitsuda
Shinji Hosoe
Kenji Ito
Takayuki Aihara
Yoko Shimomura
Norihiko Hibino
Motoi Sakuraba
Nobuyoshi "sanodg" Sano
Yoshitaka Hirota
Noriyuki Iwadare

*Special thanks goes to Hatta & gamemp3s for providing this album*

Rama Says: 23:39 WIB

minggu, 26 februari 2006

 

great holiday

Lima hari yang menyenangkan!!! Liburan ini gue isi bersama Adi Ariyanto, salah satu sahabat gue waktu kita tinggal di asrama SLB/A Lebak Bulus dulu. Lima hari ini gue menginap di rumahnya di kawasan Lubang Buaya Jakarta Timur. So, what did I do then!?

Gue bergabung dengan organisasi Laetitia tempat Adi mangkal, itu salah satu organisasi yang menangani kesejahteraan penyandang cacat. Gue bahkan sempet ikut mengunjungi beberapa klien dan berbincang dengan mereka. Salah satunya adalah Mas Yudhi yang dulunya adalah fotografer tapi jadi tunanetra karena glaukoma. Sekarang si Oom bekerja jadi tukang pijat. Sungguh ironis memang kalau dibandingin sama karirnya dulu, tapi Mas Yudhi bertekad ingin memajukan usahanya itu menjadi profesional seperti saloon, atau malah kembali belajar komputer dan menggali kemampuannya...meskipun nggak mungkin seperti dulu. Overall, perjalanan kunjungan yang kita lakukan hari Jum'at itu betul2 mengesankan...

What's next? Gue dan Adi pergi ke tempat nostalgia kita, DUFAN! Wah, sayang fotonya ada sama Kagome jadi gue belum bisa pajang disini, yang jelas sangat menggelikan kalau orang setua kita masih suka pergi kesana, menikmati wahana-wahana dahsyat sambil berteriak kegirangan...menembak dan berlari di wahana perang bintang...! Baru dateng aja kita udah nantang naik perahu ayun KORA KORA, trus naik kereta halilintar kecil dan besar, termasuk juga main kicir2, kursi ayun yang mengerikan (sampai 3 kali nyoba dan dikerjain operator)! Tentu saja kita juga nggak melepaskan wahana klasik macam Istana Boneka dan Balada Kera. Memang, nostalgia itu menyenangkan...!

Gue juga berkesempatan ketemu sama Kak Linda, salah satu senior tunanetra gue di SLB dulu. Dia tertarik untuk belajar komputer dan meminta gue jadi instrukturnya. Wah, boleh juga, apalagi si kakak ini semangat mau ambil S2 (sudah S1 fakultas Hukum di Atmajaya). So, hari Senin 27 Februari kemarin kita mulai kursus, ditemenin Kagome akhirnya gue sampai juga disana...! Alright, I will help you with all my strength!

Di hari Sabtu sore, Adi, gue dan beberapa temen pergi ke SLB/A LEBAK BULUS karena ada pertemuan alumni dan pertandingan sepakbola tunanetra. Yup, kalian nggak salah  baca, memang pertandingan sepakbola antar tunanetra yang diselenggarakan antara Pemalang melawan Lebak Bulus. Wah, lagi2 gue nggak bisa pajang fotonya, seandainya ada pasti menarik! Pertandingan berakhir dengan kemenangan pihak Lebak Bulus. Tapi yang terpenting dari semua itu, gue bisa ketemu lagi sama temen2 lama gue dan melihat SLB/A tempat dulu gue sekolah, sekarang sudah semakin bagus dan megah!

Pokoknya, lima hari itu betul2 bisa menyenangkan hari libur gue, termasuk memulihkan "luka" yang sempat berdarah pertengahan bulan ini... For that, only Allah knows...

Rama Says: 22:15 WIB

rabu, 1 februari 2006

 

rencana update

Hello semuanya... Oops??? Shhh!!! Maap map nggak boleh berisik nih, soalnya gue lagi online tengah malem, di rumah orang pula. Hehehe, gue tau elo blon tidur, Gas...jadi gue mau ngucapin TERIMA KASIH (tuh tulisannya gue tulis gede2) karena udah rela ngasih tumpangan gue ngerjain tugas pakai koneksi internet 24 jam elo. Yep, ladies and gentleman (tetep berbisik, nggak pakai sorak sorai) ... let me introduce, Bagas Satyawaki sahabat gue waktu SMP. Udah segitu aja ya Gas, soalnya gue mau ngomongin topik laen. Ntar gue buatin artikel khusus buat elo, biarpun nggak janji... *grin*

So, what's up? Belakangan ini gue banyak terima e-mail2 dari temen2 yang minta gue menulis sesuatu yang baru di diary online. Nggak cuma urusan cewek, kuliah, or musik game melulu, tapi yang lain daripada yang lain. Hmmm, good idea, tapi sampai sekarang memang gue blon ketemu ide untuk memperbaharui tulisan karena yang gue tulis disini ya kejadian2 yang bener2 nyata terjadi. Mungkin bisa untuk artikel di halaman utama situs. Tapi...wait a sec! Mungkin beberapa tawaran dari gue ini bisa jadi hal menarik, let's see...!

Sambil browsing dan nyari bahan buat tugas2 kuliah di internet, gue sempet ngumpulin banyak informasi mengenai video games. Maksudnya, semua sejarah perkembangan video games dari tahun 70-an sampe sekarang. Gue sih berniat nulis itu, tapi masih mikir2. Gue cuma khawatir kalau topik itu malah jadi santapan lezat pembajak2 karya tulis orang lain, dan dengan seenaknya masuk ke majalah game...hehehe, kecuali HotGame, I know you are not that mean, guys! But, it's up to everyone, gimana menurut kalian?

Beberapa temen juga ada yang ngasih usul untuk nulis cerpen atau karangan khas yang mirip kayak cerpen YULIA di halaman depan, tentu aja topiknya nggak melulu cewek. Kepikiran juga sih... Mungkin gue bisa tulis petualangan 5 bidadari dalam bentuk cerita penuh, or else?

Another idea is: gue juga kepikiran majang tulisan2 gue yang pernah dimuat di www.mitranetra.or.id, khususnya tentang ketunanetraan. Yah maklum lah kan yang mengelola situs ini "blind guy," jadi kudu dikenalin gimana dan bagaimana (sama aja nggak seeh) tunanetra itu, ya tentunya dengan nulis lebih banyak lagi tentang ketunanetraan, atau mungkin mengenai kecacatan lain?

Well then! Itu sih ide yang sampai sekarang kepikiran. Jadi gimana nih? Kalau memang ada ide lain just let me know. Yang jelas salah satu ide di atas bakalan nongol kok! Bahasa kerennya sih DIIMPLEMENTASIKAN, hehehe! So, gue tunggu komentarnya...!

Rama Says: 01:54 WIB

 

foto kagome

OK, so everyone is crystal clear to see the photo above! Yup, itu Kagome alias Yulia! Foto ini bener2 FRESH alias baru, setelah yang punya muka dipermak abis di saloon... Sebenernya ada sih foto Kagome yang malu2in, (yang gue suka banget *grin*) tapi lagi2 yang punya muka nggak mau fotonya dipajang (bahkan gue harus menghapusnya dari kehidupan gue, set dah) ya jadi gue pajang yang udah "finishing touch" aja yak!

Sebenernya kejadian ini udah lewat bulan lalu (26 Januari 2006) tapi karena menurut gue itu kenangan yang cukup berkesan dan gue nggak sempet taruh di diary online Januari, jadi nggak ada salahnya gue tulis ulang disini.

Asal muasalnya gue baru aja terima rejeki (Alhamdulillah), dan kepikiran banget pengen nyenengin Kagome. Selama periode 6 bulan (Juni s/d Desember) gue lebih sering acuh dan kurang peduli, bahkan ngerasa nggak pernah ngasih apapun (memang disengaja karena takut terlalu sayang), jadi gue pikir gue harus menyenangkan dia biarpun mungkin ini yang pertama dan terakhir (hehehe, dilarang ngasih2 ama nyokap bokap angkatnya).

Tell you what? Salah satu yang paling gue suka dari Kagome itu rambutnya, jadi gue pengen banget rebonding rambutnya itu. Gue pernah ngerasa bersalah banget. Sekitar 6 bulan lalu dia pernah bilang dengan manisnya lewat messenger: "Inuyasha, aku bonding rambutku..." Waktu itu gue cuma bales "Oh?" (nggak ada ekspresi lain), padahal biasanya gue paling tertarik kalau hal2 yang gue suka diperbagus. Gue tau, mungkin pengakuan dia waktu itu harusnya ditanggapi dengan manis juga, but...what have I done... *pasang tampang nyesel* Lagi2 dengan alasan sama, gue ngejaga banget jarak gue sama Kagome dan "sok nggak peduli" waktu itu. Berangkat dari rasa salah itu, makanya sekarang gue kudu ngurusin rebondingnya... Ditemenin sohib gue Ivi & Ino, gue bawa Kagome ke salah satu saloon di daerah Pondok Gede. Singkatnya, Kagome betul2 jadi peri cantik hari itu (sampai2 karena bingung nungguin proses bonding gue kudu nyobain semua fasilitas saloon). The result is what you have seen... Do I really care about it? Sejujurnya gue nggak terlalu peduli soal fisik, maksudnya itu nggak masalah buat gue selama hatinya cantik. But I just want to make her happy, that's all.

Sejujurnya juga, gue pengen banget bisa liat gimana Kagome setelah keluar dari saloon, gimana penampilan dia di foto itu. Seberapa besarpun gue scan foto itu, tetep aja gue nggak bisa liat (I secretly keep this from her, telling her that I could see her face, but in fact I couldn't). Tapi, yah...gue nggak bisa, dan kalian pasti tau, it's because I cannot see it. Gue cuma bisa sentuh rambutnya aja... *sad* Waktu men-scan foto ini aja gue nggak tau ukurannya dan cuma klik tombol "OK" waktu program scanner bilang "Do you want to scan the object and save it with appropriate scale? (Apakah Anda ingin meng-scan dan menyimpan obyek ini dengan ukuran yang tepat?). Mungkin gue malah nggak tau apakah itu foto Kagome atau bukan, ukurannya kebesaran atau nggak. Yah, begitulah! Tapi anehnya, hampir semua temen2 gue yang tunanetra selalu menyimpan foto kekasihnya, mungkin kejadiannya nggak jauh beda ama gue. Bisa dimengerti sih, mungkin kebahagiaan yang dirasakan bukanlah karena bisa melihat foto dan wajah kecengannya terpampang norak disitu, tapi karena yakin bahwa wajah kecengannya ada disana (kadang terpasang terbalik di dompet/bingkai foto) dan bahagia karena itu pemberian dari kekasihnya (walau sekali lagi gue nggak gitu yakin itu bener2 foto kecengannya atau malah foto nenek2/kakek2, hehehe becanda kok, masak tega sih?). Kalau gue sendiri meskipun cuma bisa 5% samar2 melihat sosok cewek di foto itu, gue percaya kalau itu betul2 Kagome dan...Insya Allah nggak akan kebalik masang foto itu di dompet gue...!

Nah, sedikit pengalaman di atas itu moga2 bisa bantu kalian yang mungkin punya kekasih tunanetra juga. Kalau mereka minta foto, don't care they can see it or not, itu nggak penting. Mereka udah ngerasa seneng kalau kalian mau berbagi, dan tolong dipasangkan fotonya jangan sampai kebalik, dan jangan dikasih foto Tarzan dkk, nanti dia kan bisa malu... Apa jadinya kalau mereka bilang ke orang lain, "mau liat foto yayangku?" dan si "Auwooooo" yang nongol??? WAKS!? Gue ngomong kayak gue bukan tunanetra ajah!? Kalau gue pribadi, gue nggak terlalu peduli soal ini, kan yang penting orangnya, iya nggak Kagome? *smile*

Rama Says: 00:31 WIB