sabtu, 12 agustus 2006

 

KONAMI'S OLD MUSIC: NAMPOL ABIS!!!

 Wah, kayaknya janji gue untuk nggak membeli album musik game jadi gue ingkari lagi deh, pasalnya ada dua album musik game klasik menarik yang gue temmukan. It's from KONAMI, developer game yang banyak menghasilkan game dengan musik2 mengasyikkan untuk konsol Nintendo/Famicom (sekitar 1987 s/d 1993). Memang musik2nya sendiri adalah yang paling menngguratkan kenangan di hati gue (wah, udah kayak bahan bacaan sastra aja).



Yang pertama judulnya KONAMI FAMICOM SUPER MEDLEY, rilis Oktober 2005. Mungkin ini album musik termurah yang pernah gue beli, cuma $10. Maklum aja, soalnya CD-nya sendiri cuma berisi 3 track lagu yang durasinya nggak sampai setengah jam.

Nah, isi album ini sendiri adalah medley (lagu non-stop tanpa henti) dari game2 KONAMI yang dirilis untuk Nintendo. Track pertama isinya aransemen, lalu track kedua adalah lagu aslinya. Track ketiga lebih cocok dibilang sebagai medley tambahan aja (kurang menarik menurut gue).

Well, memang mengasyikkan sih mendengarkan dua track itu. Melodi2 penuh kenangan mengalun saling berganti. Sayangnya, isi track pertama yang diaransemen itu terlalu monoton, nggak ada perubahan tempo atau gaya latar belakang musiknya. Memang melodinya tetap mengasyikkan, cuma jadi sedikit membosankan aja. Maaf kalo sedikit mengejek, tapi track ini mungkin lebih cocok dipakai untuk olahraga senam pagi, yah sebagai pengganti musik SKJ mungkin?

Track kedua boleh dibilang adalah yang paling "sip" soalnya berisi medley musik2 aslinya. Yang jadi nilai lebih disini adalah pemberian audio editing alias mastering untuk semua lagunya, seperti dikasih gema atau diubah menjadi stereo (di Nintendo dulu lagunya masih mono). Tapi yang menyebalkan, banyak efek2 suara yang ditambahin di belakang medleynya, efek2 suara nggak jelas gitu! Kenapa nggak jelas? Soalnya nggak nyambung sama adegan di gamenya! Masak game Kung Fu ada latar belakang suara sirine mobil polisi sih? Terus ada suara burung2 berkicau (nih sound effect gue kenal banget, kayak yang ada di keyboard2 YAMAHA gitu). Ya ampun...! Memangnya apa ya yang dipikirin Mas MOTOKI FURIKAWA (komposer musik2 game KONAMI tempo dulu) waktu nge-remix track ini?

No comment for track 3, soalnya sekarang gue emang selalu matiin tuh CD kalo dua tracknya sudah selesai, maaf yach!



Nah, album yang ini nih yang NAMPOL ABIS! Konami Famicom Music Memorial Best Vol. 3, rilis terakhir dari seri Konami Famicom Memorial (sebelumnya ada Volume 1 dan 2). Beda banget sama dua kakaknya, album ini bener2 digarap dengan serius. Masteringnya sempurna, semua track di-loop dua kali (diulang 2 kali) jadi lebih panjang, dan isi albumnya memang dari game2 langka KONAMI yang cuma dirilis di Jepang (gue cuma tau 1 dari 3 game disitu, yaitu Boku no Dracula Kun = Aku Tuan Drakula). Ada game yang judulnya Wai Wai World 2, dan isinya remix dari musik2 game legendaris KONAMI, seperti Castlevania, Gradius, Contra, Twin Bee, dll -- gue juga kurang tau game apaan nih, tapi kayaknya melibatkan elemen2 dari game2 KONAMI yang lain deh.

Nampo dan nendang, itu yang bisa gue tulis untuk ngegambarin album ini (tentu dalam kacamata penikmat musik game llho). Kalo di antara kalian suka musik2 video game tempo dulu, terutama karya2nya Motoki "KONAMI" Furikawa, jangan sampai deh nggak ketampol album ini! Sayangnya ini album langka dan susah banget ngedapetinnya (I managed to sneak out a second hand anyway).

Rama Says: 23:14 WIB

selasa, 1 agustus 2006

 

nge-gang, baik atau buruk?

Istilah "nge-gang" pasti udah akrab di kalangan anak muda, terutama para cewek. Mereka membuat kelompok yang isinya kawan2 mereka yang dianggap klop dan satu pendirian. Selalu kompak dan bersama, itulah yang mereka lakukan. Tapi ada kalanya masa2 buruk datang, kalau di antara mereka ada yang berselisih paham atau cekcok.

Hari ini Kagome cerita tentang keadaan salah satu gang temannya yang sedang bermasalah. It's their business so I don't need to write it down here. Yang jelas, adanya gang di antara mereka membuat lingkungan pertemanan jadi terbatas...

Yah, susah sih kalau sudah begitu, apalagi percekcokan itu terjadi di kalangan cewek. Masalah kecil seperti nggak memanggil atau nggak memberikan sesuatu aja bisa jadi panjang dan kisruh. Memang sih cowok2 juga pada nge-gang, tapi nggak seintim para cewek dan masih lebih terbuka. Jadi hal2 seperti itu lebih jarang terjadi.

Well, melihat kondisi di atas gue mau menggaris bawahi tentang sisi negatif dari yang namanya nge-gang. Disamping lingkungan pergaulan jadi terbatas lantaran anggota gang cuma berkutat dengan kawan satu gangnya, masalah bakal terasa berat banget kalau salah satu anggotanya berselisih paham, kayak yang dialamin temen Kagome itu. Wah, pasti pusing banget. Gue udah pernah liat gimana nggak enaknya keadaan waktu temen sekamar di asrama dulu saling cekcok, maksudnya bukan kamar gue, tapi kamar temen gue...

Memang sih segi positifnya juga ada; anggota gang bakal punya rasa solider dan sensitifitas yang tinggi, itu kalau anggota gang kenapa kenapa. Sisi positif lainnya adalah soal identitas. Kalau mereka pergi ke suatu acara misalnya, mereka bakal gampang dikenal karena grup mereka yang secara nggak langsung telah menunjukkan identitas diri mereka.

Tapi ya itu tadi... Kalau gue pribadi lebih memilih untuk nggak nge-gang dalam artian sempit, maksudnya...nggak gabung sama gang yang mengharuskan gue untuk nggak berhubungan dengan dunia luar.

Contohnya aja, gue punya gang di forum Final Fantasy Indonesia Online (www.ffindonesiaonline.com) yang udah kayak keluarga sendiri. Tapi itu nggak menutup jalan gue untuk juga berhubungan dengan kelompok lain. Dengan kata lain, I am probably part of a gang, tapi gue tetap berstatus bebas.

Lalu, apa yang paling gue nggak suka dari yang namanya nge-gang? Well, gue paling nggak suka sama orang2 gang yang menganggap bahwa orang2 selain anggota gangnya itu aneh, salah, dll. Padahal mereka nggak sadar kalau merekalah yang aneh. Maksud gue disini ya saling menghormati aja. Berteman dan berada di luar gang bukan hal yang buruk menurut gue.

Jadi, nge-gang itu syah2 aja, tinggal gimana cara kita melakoninya. FF Indonesia Online dan Slightlydark, juga tim kru majalah HotGame juga termasuk gang gue, tapi itu bukan berarti gue nggak mau berkomunikasi dengan dunia luar, apalagi menganggap orang2 yang di luar grup gue itu salah atau aneh.

Rama Says: 20:24 WIB

jum'at, 11 agustus 2006

 

heboh konser musik game

Wah, setelah konser Beginning of Fantasy yang diadain Twilite Orchestra 28 Juli lalu, forum2 pecinta game di Indonesia jadi heboh! Rata2 mereka menyambut positif adanya konser musik game di Indonesia, dan mereka pun rata2 menilai baik buat konser Final Fantasy yang diusung Mas Addie MS itu.

Iseng punya iseng, jadi kepingin bandingin konser kemarin sama konser yang diadain di luar negeri. Pasalnya sekarang memang lagi musimnya kelompok simfonik mengadakan tour dan mengkonserkan musik game di berbagai negara.

Salah satunya adalah Play! Grup simfonik ini bahkan mendapat dukungan langsung dari developer game buat memainkan musik2 game mereka. Nggak jarang juga para komposernya ikut hadir waktu konser diadakan.

Kebetulan hari ini gue nemuin link yang nyediain download rekaman salah satu konser Play! di kota Stockholm. Rekaman ini dibuat oleh salah satu pengunjung yang kebetulan membawa alat perekam digital, jadi kadang ada suara2 aneh seperti teriakan, obrolan, bahkan batuk2.

Konsernya asyik juga! Beragam lagu ditampilkan, mulai dari Final Fantasy, Metal Gear Solid, Kingdom Hearts, bahkan Super Mario Bros! Penasaran? Download aja disini nih...!

http://gh.ffshrine.org/soundtracks/5459

Kalo mau tau lebih detail, silahkan mampir ke situs resmi mereka di:

http://www.play-symphony.com

Rama Says: 22:35 WIB