rabu, 20 september 2006
LAGI, CEWEK PENGGEMAR MUSIK GAME!

Wow... *kagum, bagai bertemu peri yang turun langsung dari
langit* Satu lagi, gue dapet kenalan penggemar musik game. What
makes it special is that...dia itu cewek! Hehehe, memang spesial,
karena penggemar musik game cewek itu memang jarang banget,
apalagi di Indonesia sini.
So EVERYONE!!! Keep your head up straight and...let me
introduce... Dian!!! *wah, moga2 kagak terlalu norak ye*
Pertama kali gue kenal dia dari e-mail yang dikirimnya hari
minggu ini. Wah, kaget juga karena Dian ternyata juga kolektor
soundtrack game. Cewek...yang seharusnya bilang "nggak ngerti,"
"musik apaan sih nih?" "nggak enak," dan ungkapan penolakan
lainnya terhadap musik game!
Cewek asal Medan yang kuliah di BINUS JAKARTA ini mengaku udah
mengoleksi soundtrack game selama kurang lebih tiga tahun
(download). Sayang, hobby-nya itu harus tersendat lantaran ia
kehilangan koneksi internet super cepet yang pernah didapetnya
dari WARNET deket tempat tinggalnya.
Kita berencana mau tuker2an koleksi, dan mungkin kalo bisa juga
ketemuan...
This girl remains me to Angeline, pasti udah pada tau kan? Dia
itu juga penggemar musik game dan anime yang punya taste of
music yang bagus banget. Saking senengnya, gue pernah memberi
panggilan khusus buat Angeline, Tiara...
So, Dian, if you happen to read this, aku seneng banget bisa
kenalan sama kamu. Mari kita sama2 eksplorasi dunia musik game!
"Hey, VGM folks! (ngomong sama kru pesawat VGM Airlines) We've
got new passenger here! Make special room for her, okay!?"
Another fairy of video game music has rebornt. So, what should I
call her...? Neo Tiara...?
Rama Says: 09:21 WIB
format ulang list koleksi soundtrack game
Akhirnya...SELESAI JUGA!!! Suatu pekerjaan yang boleh dibilang "Nggak
penting banget gitu loh" buat orang lain, tapi entah kenapa itu
jadi sebuah pekerjaan yang sangat menyenangkan. Well, biarpun
kerjaan itu nyita waktu dan tenaga gila2an...
Pasti semua udah bisa nebak kalo liat list koleksi soundtrack
game gue;
http://www.ditya.com/ostlist.zip
Yup, BENER BANGET! Gue re-write ulang semua judul di koleksi
soundtrack gue itu, ngasih informasi berapa banyak jumlah CD
termasuk membetulkan judul album yang kemungkinan salah. Yah
meskipun nggak 100% perfect, tapi paling nggak mendekati
sempurna seperti listing-nya Secret Squirrel (www.slightlydark.com),
si bule kolektor musik game yang...hehehe, punya koleksi lebih
dari 15 ribu album! Yup, gue juga pakai listnya untuk referensi...
So, kebayang nggak sih gimana gue yang harus nulis ulang hampir
1000 judul album koleksi gue!? *nyengir*
Gue menghabiskan waktu sekitar sehari penuh untuk mendata ulang
koleksi musik game gue. Nggak sekedar kopi rekat, tapi seperti
gue bilang tadi, menyusun ulang urutannya. Gue berusaha supaya
susunannya enak dibaca, alfabetis memang, tapi memang ada
pengecualian untuk beberapa album.
Capek...capek banget memang, dan pasti nggak penting banget buat
orang lain. But this is the least I can do to provide good
result...! Buat yang rutin download listing gue pasti bakal
menemukan perubahan disana...so, TAKE A LOOK!!! But, I shall
recommend you; DON'T TRY THIS AT HOME!!!
Rama Says: 08:12 WIB
selasa, 19 september 2006
dari ruang diskusi detikinet
Sore ini gue lagi nunggu acara diskusi di DetikInet dimulai.
Sambil iseng gue tulis dulu diary ini... Well, gotta tell you
what will be next!!!
Sebenernya sore ini DetikINET ngadain diskusi yang sifatnya
nggak resmi. Siapa aja yang datang? Well, I'll simplify it,
intinya mereka2 ini yang sedang mengembangkan teknologi
informasi yang pastinya berguna banget bagi masyarakat.
Sayangnya, mereka ini terhadang langkahnya oleh peraturan
pemerintah yang menurut mereka kurang mendukung kelancaran usaha
mereka.
Hadir dalam acara itu salah seorang reporter cewek dari USA
Today yang sudah lebih dari 7 tahun nulis artikel tentang IT.
Beliau sengaja hadir untuk mengikuti diskusi ini dan pengen tahu
sejauh mana orang2 ICT Indonesia sudah berjuang.
Yang pertama angkat bicara adalah Pak Wandi dari organisasi Air
Putih. Tau kan? Mereka ini yang pernah membantu korban tsunami
di Aceh dengan keahlian mereka di bidang IT.
Untuk pertama kali pihak Air Putih membuat website yang
mengurusi masalah Aceh, seperti mendeteksi orang hilang,
pembangunan gedung dan instansi pemerintah, dll. Mereka bahkan
pernah mengalami "down" untuk servernya karena banyaknya orang
yang mengakses dan pengen tau informasi terkini tentang Aceh.
Sekarang mereka telah tumbuh dan banyak memiliki training
center. Karena kurangnya sumber daya untuk mengakses IT di Aceh,
maka mereka memasukkan resource dari luar, termasuk dari
Microsoft. Jadi, orang dapat memberikan report melalui SMS atau
langsung dari website.
Setiap orang bisa nanya atau ngasih berita dan informasi tentang
tsunami di Aceh. Ini berlaku untuk pengakses internet di seluruh
indo lho, keren kan!?
Dalam hal ini mereka bekerjasama dengan BMG, yang memiliki
banyak resource untuk mendeteksi tsunami. Lalu mereka akan
mengirimkan peringatan kepada pihak Air Putih melalui server,
televisi ataupun radio.
Lalu apa sih proyek mereka ke depan? Rencananya mereka bakal
membangun sistem yang disebut Early Warning System. Nah, sistem
ini bakal secara dini ngasih tau kalo di daerah tertentu akan
muncul tsunami. Jadi laporannya via SMS atau online di internet.
Bulan ini sistem itu bakal diuji coba.
Setelah Air Putih, dilanjutkan penjelasan dari para ahli VoIP
(voice over IP), itu lho...teknologi audio yang membuat kita
bisa berkomunikasi telepon via internet! Kalo kalian sudah biasa
ngobrol online (audio) pakai Skype, Glophone, atau YM7/8, pasti
udah nggak asing deh!
Produk mereka yang katanya open source alias gratis itu disebut
VoIP Rakyat. Mereka kepingin mengembangkan jaringan komunikasi
ini di sekolah2 atau tempat2 yang berjauhan. Jelas dong, karena
akses telepon dengan VoIP jauh lebih murah ketimbang pakai
telepon biasa. Sayangnya mereka terganjal lisensi pemerintah.
Well, won't tell much about it!
Intinya, diskusi sore ini adalah antar orang2 yang punya pikiran
progresif revolusioner (waks, bahasa PKI nich). Mereka ini (termasuk
gue) yang sadar betul tentang manfaat teknologi dan informasi
dalam kehidupan kita, suatu hal yang implementasinya masih
kurang banget di Indonesia.
Contoh paling sederhana aja, di San Fransisco koneksi internet
nirkabel alias wireless itu udah gratis, tapi disini...masih
jarang hotspot wi-fi dan kalaupun ada layanannya itu masih mahal
banget. Soal telepon via internet yang biayanya 10 kali lebih
murah dari telepon konvensional aja masih jarang yang tau.
Kalo menurut pendapat gue pribadi, memang keterlambatan ini
disebabkan karena ketidak tahuan dan ketidak sadaran orang Indo
tentang manfaat IT. "Money is number one," dan itu yang bikin
apa2 jadi mahal. Padahal kalo mereka tau gimana keuntungan yang
bisa diperoleh (seperti yang udah gue sebutin di atas), gue rasa
keuntungan itu akan datang dengan sendirinya.
OK, udah pada puyeng ye? Tenang tenang, diskusinya udahan kok!!!
Rama Says: XX:XX WIB
jum'at, 15 september 2006
my childhood's toy
Hari ini orang rumah lagi beres2 gudang, dan seperti biasa gue
ikutan nimbrung, berharap menemukan sesuatu yang mungkin udah
lama gue cari tapi tertumpuk disana dan terlupakan. Guess what
did I find there? Kotak "masa kecil" yang isinya mainan2 gue
waktu kecil!!!
"Jangan dibongkar, itu isinya mainan2 Rama!!!" Itu teriakan yang
selalu gue lontarkan tiap kali keluarga gue pindahan rumah (terhitung
udah 3 kali), waktu nyokap ngepakin mainan2 gue (mobil2an polisi
yang bisa bunyi, dll). Well, kalo boleh dibilang mungkin gue ini
anak cowok berjiwa cewek kalo soal ngurusin mainan. Kenapa?
Karena hampir semua mainan masa kecil gue yang rata2
dioperasikan pakai baterai, itu semuanya gue selalu rawat,
termasuk kardus2, manual, bahkan kondisi mainannya sendiri!
Nggak percaya? Then, I opened one of my favorite toys I own,
POLICE RIDER (mobil2an polisi pakai baterai yang ada sirene dan
lampunya).
"Ngiung...ngiung...ngiung...!" WAAH! *seneng* Ternyata masih
bisa beroperasi! Setelah gue bersihin sedikit karat di kotak
baterai, ganti lampu sirine dan depan-belakang, memastikan nggak
ada debu yang mengotori mobil2an itu, dan beli baterai ABC di
warung, gue nyoba nyalain tuh mainan. Hmmm, sayang banget karena
modul PCB yang untuk mengeluarkan suaranya udah rada rusak, jadi
suaranya terdengar serak dan mengerikan. Waktu gue bongkar PCB-nya,
ternyata rangkaiannya nggak terlalu rumit (sederhana malah kalo
gue bilang), dan kemungkinan nggak terlalu sulit untuk gue
memperbaikinya. Tapi demi menjaga keaslian mainan itu gue
membiarkannya tetap begitu. Mungkin kalo suaranya udah bener2
mati baru gue ganti pakai PCB yang baru. Dinamonya juga rada
macet, dan nggak bakal tertolong kalo kumparan kawatnya nggak
diganti, jadi yah dengan berat hati harus diganti. Roda2 dan
pemutarnya masih OK, cuma kata ortu gue catnya udah amburadul.
So, what's the point of telling you this? Hehehe, gue nggak
bermaksud buka status baru sebagai "kolektor mainan klasik nan
antik," cuma ada satu hal yang membuat gue bangga aja, itu
terlepas dari "sifat cewek" yang menyebabkan gue jadi pengasih
dan penyayang sama mainan2 gue...
Hari ini gue nyoba2 aja, malah boleh dibilang total iseng,
masukin merek mobil2an polisi gue itu ke internet. Guess what!?
Ternyata merek2 yang gue punya itu termasuk mainan antik yang
dijual dengan harga tinggi!!!
Take a look in here, item nomor 13 dan 14 itu PERSIS seperti
yang gue punya!
http://www.wisma.com.au/toys-and-dolls.html
Wah wah wah, bisa nggak ye gue jual koleksi gue? Masih 70%
working tuh!!!
Rama Says: 22:16 WIB
jum'at, 9 september 2006
dari inbox gmail
Ada sebuah e-mail yang masuk ke inbox gue yang gue rasa cukup
menarik untuk gue pajang disini. Begini bunyinya...
----------==========----------
dear rama
langsung aja yah. sebenernya gw dah lama kepingin nulis email
buat elo tapi baru sekarang gw bisa nulis. mungkin kebalikannya
kebanyakan orang yang ngasih pendapat kagum dan simpatik waktu
habis ngebrowse situs elo ini, gw cuma mau bilang kalo gw justru
kasihan sama elo. kasihannya kenapa? karena setelah gw perhatiin
isi dan cerita elo di website ini gw merasa elo lari dari
kenyataan dan ga mau nerima keadaan elo kalau elo itu cacat mata
maaf kalau omongan gw itu menyinggung. ga ada maksud gitu kok.
gw salut banget, salut karena elo mungkin dah berhasil membangun
pandangan dan impian mustahil buat orang yang baca tulisan elo
di situs ini. contoh paling nyata itu tentang game. bukannya elo
itu cacat mata? kayaknya hal itu bertentangan banget deh sama
kenyataannya kalau elo sering nulis tentang game disini. apa itu
ga terlalu berlebihan? ga mungkin kan kalau elo yang cacat mata
(maaf sekali lagi kalau gw menyinggung) bisa main game yang
jelas jelas harus diliat pakai mata? rasanya mustahil banget. gw
merasa elo cuma kepingin diterima di lingkungan temen temen elo
yang rata-rata hobby main game dan elo nulis apa yang elo denger
dari mereka. rama kenapa elo ga nerima kenyataan aja? gw rasa
biar elo ga ngomongin tentang game (yang bukan dunia elo) elo
masih punya banyak temen dan elo harus terima keadaan elo.
terus soal komputer. lagi lagi elo sukses membangun impian
mustahil elo. gw emang sering nonton film fiksi kayak starwars
atau star trek yang ada komputer bisa ngomong. tapi itu kan cuma
di film? soal situs ini dan tulisan elo dan artikel yang elo
tulis di internet atau media cetak (katanya) dan elo yang
katanya bisa chatting (katanya), gw yakin elo paling minta
tolong orang buat ngetik dan ngedesain semuanya. emangnya tanpa
mata elo bisa tau dimana tombol enter tombol angka dll? kayaknya
mustahil banget deh. kalau gitu sih semua orang juga bisa. jadi
menurut gw ga ada yang spesial tuh.
jadi apa yang gw liat di situs elo ini sama sekali ga bikin gw
kagum. kalau gw tutup mata dan minta tolong orang buat nulis
terus ngelayout dan nata gambar sana sini dan ngomong hal hal
yang gw sebenarnya ga pernah ngalamin gw rasa gw ga ada bedanya
sama elo. jadi makanya gw tulis email ini karena gw kasihan sama
elo. gw tau kalau elo mau diakui sebagai manusia biarpun elo
cacat tapi bukan dengan cara menciptakan hayalan hayalan
mustahil kayak gini. gw saranin elo bangun dari mimpi dan hadapi
kenyataan aja. biar tulisan tulisan di situs ama artikel elo itu
ditulisin orang lain (kalau elo mau ngaku) gw pasti salut dan gw
percaya elo orangnya cerdas karena gw bisa tau itu dari kalimat
kalimat yang elo tulis.
okay segitu aja. oh ya buat siapapun yang bacain tulisan gw ini
untuk rama tolong dibacain ke orangnya supaya dia sadar dan mau
merubah semuanya. masih blon terlambat kok.
----------==========----------
OK, itu dia isi e-mail yang gue terima pagi ini waktu ngecek
email gue di GMAIL (perhatian buat sang pengirim, gue ngeceknya
sendiri tanpa dibantuin orang lain). E-mail yang subyeknya "untuk
ramaditya tolong dibaca" itu betul2 menarik perhatian gue. Terus
terang gue kaget banget, karena ini untuk pertama kalinya gue
nerima e-mail dengan isi yang seperti ini. Setelah gue baca
berulang-ulang, gue merasa tertarik buat ngasih jawaban dan
majang e-mail itu di diary online ini. Gue sudah siapkan jawaban
untuk e-mail ini (well, dengan ekspresi muka senyum2).
Pertama-tama gue ucapin TERIMA KASIH (gue tau kalau kata "terima
kasih" yang gue tulis barusan huruf besar semua, karena sebelum
ngetikinnya gue pencet tombol CAPSLOCK pakai kelingking tangan
kiri) atas perhatiannya. Gue sama sekali nggak tersinggung,
malahan gue senyum2 sendiri waktu baca e-mailmu ini. Kok senyum?
Karena setelah gue perhatiin, mungkin kamu menulis tanpa ada
bekal pengetahuan yang cukup tentang "siapa tunanetra itu" dan
bagaimana perkembangannya. Khususnya menyangkut diri gue dan
situs ini.
Mengenai pengetahuan kamu tentang orang cacat penglihatan,
mungkin kamu belum tau kalau orang buta/tunanetra itu
digolongkan dalam dua bagian. Yang pertama itu "TOTALLY BLIND"
alias buta total (pandangan gelap, nggak bisa liat apa2 jadi
jangan ditanya tentang cewek cakep, nggak bakalan tau). Yang
kedua adalah "LOW VISION" atau bahasa jawanya "RABUN AKUT," yang
satu ini masih bisa memfungsikan matanya meskipun nggak sempurna,
tingkatannya pun beragam -- ada yang masih bisa liat tapi obyek
tertentu nggak kelihatan, ada yang cuma bisa liat warna atau
bayangan doang, dll. Itu kenapa penyandang LOW VISION jarang
terdeteksi, padahal mungkin banyak sekali tersebar di sekolah2
atau kantor2. Nah, pengetahuan yang kurang di negeri kita ini
adalah anggapan bahwa semua orang buta itu sama sekali nggak
bisa liat apa2, itu salah. Gimana dengan gue? Nah, gue masuk
kategori LOW VISION, kira2 gue bisa memfungsikan mata gue 10% (cuma
bisa liat warna dan bentuk, meskipun nggak jelas -- cewek cakep
dan duit mahal bisa juga keliatan, hehehe).
Now, on to the game topic. Soal tulisan2 gue tentang game...waduh,
gimana ya? Gue merasa nggak pernah berusaha "jadi orang lain"
hanya demi untuk supaya diterima di lingkungan dan dapet banyak
temen. Apa yang gue tulis adalah apa yang gue tau dan rasain.
Waktu masih kecil, gue memang main game. Penglihatan gue yang
10% itu masih bisa membantu gue main game2 yang dulu itu di
mesin game Nintendo 8 bit, Sega Genesis/Mega Drive, dan Super
Nintendo (era game 2D). Meskipun nggak jelas dan gue nggak tau
detail2 dalam game2nya, tapi gue masih bisa ngebedain bentuk
karakter jagoan dan musuh (contohnya gue bisa tau mana karakter
jagoan gue dan mana peluru musuh yang menyerang), dan gue masih
bisa menikmati game2 2D (at least 70%) pada era itu. Kalau game
yang berbasis teks (RPG), kebetulan gue pernah diajarin abjad,
jadi gue tau bentuk2nya dan untuk teks yang nggak terlalu
kompleks gue masih bisa baca )mata ditempelin ke monitor). Tapi
waktu era PS dkk yang game2nya udah 3D, penglihatan gue udah KO
dan gue paling cuma main game berantem doang yang karakternya
gede2 dan gampang dilihat.
Persoalan kedua adalah bagaimana gue mengoperasikan komputer.
Wah, gimana ya? gue nggak tega kalau harus menanyakan ini ke
kamu. Tapi, gue tetap harus menanyakannya... Ehm, maaf...kamu
itu lahir tahun berapa ya? Masak sih nggak ngikutin perkembangan
teknologi canggih saat ini? Gue sama sekali nggak berbohong
tentang komputer yang bisa ngomong (bahasa sederhananya). Gue
pakai program pembaca layar yang bisa bacain teks atau obyek
yang muncul di monitor PC, termasuk e-mail, website, teks (dokumen,
spreadsheet, PDF, HTML, dll), dan bahkan gue bisa ngobrol via
messenger (YM, Skype, MSN, dll). Coba buka situs
www.freedomscientific.com dan cari informasi tentang program
bernama JAWS. Itu program yang gue pakai. Orang2 buta di luar
negeri udah banyak banget yang memanfaatkan teknologi ini -- ada
yang jadi penulis, programmer, musisi, dll. Wah, gue nggak bisa
bayangin gimana bingungnya kamu kalo bisa ketemuan sama mereka.
Tentang tulisan2 gue dan artikel2 gue...well, gue akui memang
kalau gue nggak lepas dari bantuan orang lain, pastinya dong!
Tapi bukan berarti gue nggak bisa mengerjakannya sendiri, dan
apa2 harus selalu minta bantuan orang lain. Believe me that I am
working on my website by myself.
Do I face reality? Of course I do! Gue menerima kenyataan dan
kondisi gue yang cacat ini. Karena tau kalo hidup gue bakal
susah banget, makanya gue harus bertahan. Gimana caranya? Ya
memanfaatkan kesempatan yang ada, salah satunya dengan
memanfaatkan kecanggihan teknologi yang 80% jadi penyokong
kehidupan gue sekarang. Kamu memang bener tentang khayalan2 yang
nggak baik kalau terlalu banyak dilambungkan, tapi percaya...gue
selalu berusaha mewujudkan semua itu jadi kenyataan, karena dari
mimpi2 dan khayalan2 gue, gue pun masih bisa berpikir logis
untuk memilah mana yang bisa diwujudkan, mana yang bertindak
sebagai motivator dan penyemangat, dan mana yang sekedar fantasi
untuk dinikmati.
Hmmm, gini aja. Bagaimana kalau kita ketemuan? Karena gue
percaya jawaban gue untuk e-mail kamu ini nggak akan pernah
memuaskan sebelum kamu melihatnya sendiri. Dengan senang hati
gue akan peragakan gimana gue main game (blind style), ngedesain
website ini, dan...mengetik 45 kata dalam waktu satu menit. Gue
jamin kalo omongan gue ini 100% jujur! Kalo masih nggak percaya
juga, I believe I have hundreds of friends which are willing to
tell you about me.
Oh ya, gue juga punya pesen buat kamu... There is nothing
impossible while we're still alive, and miracle exists in every
piece of dream you are building... If we cannot make a perfect
dream, why don't we build a perfect reality from little dream
God has given to us? If we cannot find miracle, why don't we
create miracle by ourselves? If you cannot get both of them,
just trust me that they exist... Mungkin ini salah satu tujuan
Allah kenapa gue dilahirkan dalam keadaan cacat. Supaya gue bisa
membuka mata mereka yang berpandangan bahwa hal2 mustahil itu
selamanya akan mustahil.
Satu kalimat penutup; gue memang bukan orang yang spesial atau
luar biasa, mungkin itu cuma pandangan orang aja. I am living
just the way it should be...
PS: Buat penulis e-mail yang gue rahasiakan namanya (she's a
girl, if you want to know her badly) gue baca dan tulis balasan
untuk e-mail kamu langsung, sendiri, tanpa bantuan dan perantara
orang lain...
senin, 4 september 2006
e-mail client portabel
Pagi ini baru aja download e-mail client THUNDERBIRD PORTABLE
dari Mozilla (cari sendiri situsnya ya, males nulisnya nih).
Kalo boleh dibilang, ini versi rampingnya Thunderbird yang nggak
perlu instalasi dan bisa dibawa kemanapun.
At least, sekarang gue punya e-mail client yang lebih baik
ketimbang Outlook, soalnya pembaca layar gue suka ngaco kalo
ngejalanin program itu. Yah, meskipun nggak terlalu aksesibel,
tapi ini lebih baik! Waktu gue pakai Outlook, kalau download
e-mail suka error dan nggak sukses. Sangat disayangkan, padahal
udah banyak orang yang pakai Outlook dan pembaca layar gue
mendukung program itu (kecuali untuk pembacaan yang ngawur
banget).
Buat yang suka kemana2 dan selalu harus buka e-mail dari server,
gue saranin pakai klien ini karena bisa disimpan di Flash Disk (cuma
7 MB kok). Buat tunanetra yang pakai pembaca layar JAWS, kalian
harus sering mengaktifkan mode JAWS cursor (simulasi mouse)
untuk beradaptasi dengan program ini.Rama
Rama Says: 09:23 WIB
minggu, 3 september 2006
future
"Apa artinya titel S1 tanpa pekerjaan?" Well, itu mungkin salah
satu kalimat kecil yang gue anut. Pada kenyataannya emang begitu
sih. Tapi gue nggak akan ngomong lebih jauh tentang itu, tapi
tentang apa yang gue lakukan untuk mengantisipasi hal itu.
As you know, kalau sekarang gue punya beberapa kerjaan sampingan
selain kuliah yang Insya Allah tinggal nunggu sidang doang.
Karena gue tau kalo gue nggak punya dasar pengalaman kerja,
setelah lulus nanti gue bakal kesulitan dapet kerjaan, apalagi
dengan kondisi kecacatan gue ini.
Sebenernya motivasi gue untuk freelance bukannya untuk sekedar
seneng2 atau membackup kalo2 gue lulus nanti. Yah dulu memang,
gue bisa menghabiskan gaji untuk hobby gue ngoleksi soundtrack
musik game (beli CD original). Tapi sekarang lain kenyataannya.
Kondisi perekonomian keluarga yang lagi sulit, lalu menghadapi
salah satu rencana masa depan gue (mempersiapkan...ehm,
pernikahan) membuat pekerjaan freelance itu jadi pilihan yang
nggak terhindarkan. Gue rasa elo semua udah tau kondisi ini.
Well, gue nggak bisa terus membebani ortu gue yang lagi
kesulitan, dan gue ingin sekali bisa meringankan beban mereka
meskipun gue belum lulus kuliah. Selain itu, gue juga nggak bisa
berpangku tangan melihat keadaan keluarga Kagome (kalo ngikutin
ceritanya pasti udah tau). Meskipun memang bukan sebuah
kewajiban dan gue nggak boleh membantu secara penuh, tapi rasa
kemanusiaan gue selalu menjerit manakala mereka butuh bantuan.
Yang terakhir, ya kebutuhan sehari2 gue (ongkos jalan, online di
WARNET, dll).
So, dengan membangun networking sebanyak mungkin dari sekarang,
gue berharap setelah lulus nanti gue sudah matang. Atau pahitnya,
gue tinggal minta/mohon/memelas kerjaan dari koneksi2 gue,
hehehe. Kalo kebetulan ada koneksi gue yang sempet baca tulisan
gue ini, mohon jangan dianggap gue ini memelas belas kasihan.
Yah, gue mau kalau gue memang nanti sempat dikasih kerjaan, gue
bisa masuk juga karena skill yang gue miliki. I wish everything
would be better...!
Rama Says: 13:19 WIB