minggu, 25 maret 2007
DVD MUSIK GAME DARI SEGA!
"TANYA KENAPA TANYA KENAPA!?!?" Tanya kenapa Rama begitu "HAPPY"
akhir bulan ini!? Salah satu alasannya adalah karena saya baru
saja menerima <beli> kiriman paket DVD konser musik game paling
GRESS tahun ini! It is from SEGA!!!

S.S.T. Band ~Live History~ DVD
SDDV-00035, Happinet Corporation
9/20/2006, 7140 Yen

S.S.T., adalah nama band milik Sega, kepanjangannya Sega Sonic
Team. Grup band ini yang bertanggungjawab melahirkan musik2 apik
untuk game2 klasik Sega, kayak After Burner, Outrun, sampai
serial Sonic the Hedgehog!
Nah, setelah lebih dari 10 tahun eksis, Happinet Corporation
ngerilis DVD yang berisi video konser band ini yang diambil
tahun 1990/1991. Wah, kalau tahun itu kalian udah akrab sama
musik2 buatan S.S.T., or at least kalian masih ingat musik dari
game2 populer Sega yang pernah kalian mainin, pasti bakal
langsung "bernostalgia" waktu nonton DVD ini!
"Bagaimana dengan kamu, Rama?" Shall I call you dumb, or what?
Hehehe, kidding. Ya iya laa! Gue adalah salah satu dari mereka
yang punya nostalgia berat dengan musik2 klasik Sega, meskipun
gue baru tahu tentang S.S.T. pertengahan tahun 2005 kemaren.


Secara keseluruhan, seperti layaknya gaya musik populer era
80-90-an, di DVD ini menonjol banget gaya musik jazz dan klasik
rock, walaupun memang sudah dinamis karena mengikuti pergerakan
dalam game. Kombinasi band yang terdiri dari perkusi, gitar
listrik, dan keyboard benar2 menggebrak dan mantap, terutama di
lagu2 yang berirama "upbeat" kayak After Burner, which is
considered to be my favorite!
Di DVD ini memang nggak menyertakan musik dari serial Sonic,
tapi tema lagu dari game2 klasik Sega yang lain (baca: populer
era 80-an) semua ada disini. Ada game pesawat After Burner (luv
ya, luv ya!), game balap mobil Outrun dan Power Drift, juga
Space Harrier yang juga game perang dengan pesawat tapi beda
dengan After Burner karena dilihat dari sudut pandang
horizontal.
Track favorit gue, lagi2 tanpa bosan, adalah After Burner yang
ada versi medley dan pertempuran. Lalu, opening dari game aksi
Golden Axe, juga ngak ketinggalan Magical Sound Shower dari game
Outrun. Alasannya? Asyik, itu aja!!!

Well, itu kira2 review singkat dari gue. Gue baru aja nonton
sampai selesai DVD ini, and I still need more time to succumb to
it. So, ADIOS AMIGOS!
PS: Seperti biasa, gue membuka diri buat kalian yang mau punya
copy DVD ini, sementara sekarang gue mau konvert dulu ke format
AVI. But promise me, that you will love this guy ever!
jum'at, 23 maret 2007
dear, my lovely past...

OK, gue rasa inilah saatnya gue membahas tentang tema diary
online bulan ini, "Dear my lovely past..." Inget catatan
berbahasa Inggris yang sempet gue tulis di halaman ini beberapa
waktu yang lalu? What I meant was, kembalinya sobat lama gue,
Putria Charanita Petrasari (Chara).
Mungkin sahabat2 gue yang tinggal deket rumah, atau kalian yang
sudah baca artikel
Lover & Soulmate di halaman depan udah ngenalin siapa dia.
Intinya, she was the one that stole my heart away, and became
one of my best friends, ever! Terakhir kali gue ketemu dia tahun
2000 waktu hari ULTAH-nya, dan selebihnya gue nggak pernah lagi
denger kabar tentang dia.
Sesuai dengan catatan sebelumnya, secara mengejutkan Chara
ngirimin gue e-mail, nanyain kabar. Dia bilang dapet e-mail gue
waktu lagi Googling, dan singkatnya, kita janji ketemuan!
Akhirnya jadilah gue meluncur ke rumah Chara yang ternyata udah
pindah ke kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan (entah pindah atau
itu rumahnya yang lain).
...and, there we go! Akhirnya setelah sekian lama nggak ketemu,
gue bertatap muka juga dengan cewek yang pernah gue panggil
"Princess" ini. Mengenai alasan di balik itu, adalah karena gue
merasa "respect" banget sama kepribadiannya (dulu), dan gue
memang pengagumnya. Nggak nyangka kalau gue yang dengan bangga
hati menempatkan diri sebagai "Soldier," merasa seneng bisa
ketemu lagi sama dia.
Back to that nice evening, gue dan Chara duduk santai di ruang
tamu rumahnya, juga ditemenin adiknya yang cowok. Lucu juga,
karena adiknya "menurut Chara" ngerasa takut sama gue. Kontan
aja, gue yang seneng becanda langsung nimpalin dengan candaan
konyol...
Santai banget...itu yang gue rasain... Gue seperti balik lagi ke
saat2 waktu itu. Tapi, gue ngerasa sore ini gue punya lebih
banyak waktu untuk bersantai, karena dulu kita memang nggak
pernah ketemu (baca: punya cukup banyak waktu luang) dan ngobrol
seasyik sekarang. Ditimpali nikmatnya mie goreng dan martabak
yang dibawa Ifah (Chara's helper, yang dulu nyomblangin gue),
juga alunan musik dari laptop gue, obrolan sore terus berlanjut
dan semakin hangat aja...
Pulangnya gue diantar Chara sampai kawasan Garuda, Taman Mini.
Dia bawa mobil sendiri, dan katanya mau mampir ke rumahnya yang
dulu untuk ngasih makan kucing2nya.
So, intinya, gue seneng banget karena bisa punya sobat seperti
dia, dan terlebih lagi gue bersyukur karena Allah berkenan
menyimpan memori itu di kepala gue...
PS: Kepergian gue ke rumah Chara dan naiknya artikel ini sudah
melewati ijin dari Kagome, just to let you know!
kamis, 15 maret 2007
AN EXCUSE FOR LACK OF UPDATE
Yap! Kalian pasti udah baca permohonan maaf gue di halaman depan
karena udah nggak update situs selama lebih dari sebulan. Diary
online February juga cuma sampai tanggal di bawah 10, dan
listing koleksi musik game pun nggak nambah2.
Kenapa...?
Soal "lack of update" untuk diary online, itu karena memang
selepas tanggal terakhir tertanggal diary online February, gue
merasa kegiatan sehari2 gue biasa2 aja, plus load kerjaan yang
harus gue garap bikin gue bener2 kehilangan waktu santai. Hehehe,
kalau dulu, sebelum gue kerja, nulis untuk website itu bisa jadi
kegiatan utama, sekarang nggak lagi. Gue harus meluangkan waktu
khusus buat ngerjain itu semua, karena biarpun cuma nulis apa
yang terjadi sama gue, it requires nice timing. But at least I
always care about it...
Yang kedua, about video game music listing... Rekan2 -- yang
sama2 penggila musik game -- pasti tau kalau listing gue udah
nggak update selama hampir 3 bulan (atau lebih, barangkali?).
Hehehe, it is not because I didn't do anything about it, justru
sebaliknya... Hampir setiap kali gue online, ada aja album musik
game yang gue download, atau rejeki dari Allah yang membuat gue
bisa impor. Biasanya gue nunggu sampai jumlahnya lumayan banyak,
baru deh gue garap (baca: pindahin dari laptop ke portable hard
drive, pindahin dari portable hard drive ke hard disk komputer,
editing judul album+artis+blahblahblah, dengerin semua album itu,
nulis listing -- yang paling menyakitkan dan mengerikan -- and
finally burn backup ke DVD). Well, what do I say? Semuanya,
selama hampir 3 bulan ini mencapai 25 GB lebih! Kebayang kan
gimana gue harus mindahin semua itu? Akibat nunda2, akhirnya
malah gue yang keteteran. Gue nggak nyangka kalo album2 itu udah
numpuk di laptop. Jadi deh gue kerjain! So, everyone, here comes
Mr. BIG LIST!!! Gue sangat menghargai kalau kalian, at least,
mau download dan baca listing itu karena gue menghabiskan waktu
berjam-jam untuk membuatnya jadi seperti itu. Kalau mau tau apa2
yang paling baru, baca di file "What's New.htm." As usual, I am
always open for your request!
http://www.ramaditya.com/ostlist.zip
Yang terakhir, karena sepanjang bulan Februari ini gue melakukan
persiapan untuk Game Developers conference (GDC) yang digelar di
San Fransisco. Itu ajang unjuk gigi para pengembang game yang
saling ketemu dan nunjukin hasil karya serta inovasi terbaru
mereka. Acaranya sendiri digelar seminggu, dari tanggal 5 s/d 9
Maret 2007. Because I had to be there, and this was my really
first experience, so I should prepare really well. Gue udah
posting artikel yang gue tulis tentang acara ini (yang udah
dimuat di detikinet.com). So, silahkan baca!
Rama Says: 09:57 WIB
DUATIGA-8-81
Here I was yesterday, as usual, dealing with lots of e-mail
entries. Yes, as dynamic as ever. But guess what? Time stopped
still when I opened one of them...
The sender, in fact, came from my beautiful past. Yes, so
beautiful it was, still it is today, and even I still keep it in
my gentle memories...
"Dear old mate, or if it is still allowed, "Princess," if you
happen to read this, I am so glad to hear from you again..."
Rama Says: 00:14 WIB
selasa, 13 maret 2007
musik game apa (x3) sekarang?
Mau tau apa yang menyebabkan kantong gue bolong awal tahun ini?
Both albums below! Yes, I imported them and those are the one to
blame, for both enjoyment and good time!
Breath of Fire Original Soundtrack Special Box: Berisi 11 CD,
album ini adalah koleksi soundtrack game Breath of Fire 1 sampai
5. Nuansa petualangan terasa kentel banget, dan musik2 favorit
gue ada di disc 8 sampai 11 (BoF 4 dan 5 untuk PS dan PS2).
Album ini udah rilis setahun yang lalu, tapi gue baru bisa impor
sekarang karena baru punya duit (9,240 yen, itu gede banget buat
gue, makasih!).
Outrun 20th Anniversary Box: Album ini juga berisi 11 CD, rilis
tahun ini. Mungkin kalian tahu game balapan buatan SEGA yang
judulnya Outrun. Nah, game itu udah ada sejak gue masih TK, 1986
tepatnya. Sampai sekarang seri game itu pun masih terus dibuat.
Jadi, SEGA barangkali ingin mengabadikan dan memanjakan fans
Outrun dengan mem-bundle semua musik2 Outrun dalam 1 paket. Ada
Outrun versi Arcade, Game Gear, SEGA Genesis, dan yang terbaru
untuk PS2! Jujur aja, gue salah satu fans Outrun yang cukup
dimanjakan, dan gue seneng banget bisa dengerin musik Outrun
dalam berbagai versi, ada aransemennya juga lho! That's why I
agreed to dry out another $100 for this!
Rama Says: 12:17 WIB
senin, 12 maret 2007
LAPORAN DARI GAME DEVELOPERS CONFERENCE (WWW.DETIKINET.COM)
---“Artikel ini gue tulis untuk www.detikinet.com dan udah
dimuat disana (hari ini) dengan judul RAKSASA GAME BELUM PAKAI
SENJATA PAMUNGKAS, kalau nggak salah. Cek aja sendiri.. Ini
versi yang blon di-edit!”---
Setelah sempat reda selama kurang lebih satu bulan, pertarungan
antar konsol game generasi ketujuh serta game-game besutan
developer-developer game terkemuka kembali memanas. Hal itu
terlihat dalam ajang Game Developers Conference (GDC) 2007 yang
digelar di San Fransisco selama kurang lebih sepekan (6 s/d 9
Maret 2007). Meskipun belum mengeluarkan senjata pamungkasnya,
baik pengembang game maupun produsen konsol sama-sama menurunkan
berita yang cukup menghebohkan dunia game.
GDC sendiri merupakan ajang tahunan yang digelar untuk
mempertemukan produsen konsol dan pengembang game dalam sebuah
konferensi. Tujuan digelarnya acara ini adalah untuk mengetahui
sampai sejauh mana perkembangan yang telah dicapai kedua belah
pihak – dalam hal ini, produsen konsol dan pengembang game –
serta membuka peluang bagi PERS untuk memperoleh informasi
terkini mengenai dunia game.
Ajang ini boleh disebut sebagai masa pemanasan sebelum gelaran
E3 (Electronic Entertainment Expo) yang rutin diselenggarakan
tiap tahun, di mana produsen konsol dan pengembang game akan
menggeber “habis-habisan” seluruh inovasi yang telah mereka
capai.
TERKINI DARI SONY
Kabar terbaru datang dari Sony. Produsen konsol PlayStation 3
(PS3) itu mengumumkan bahwa mulai April 2007 mendatang, pemilik
PS3 dapat menikmati fitur terbaru yang diberi nama “PlayStation
Home.”
Menurut juru bicara Sony, Phil Harrison, PlayStation Home adalah
layanan terbaru yang memanfaatkan fasilitas PlayStation Network.
“Pemilik PS3 dapat membangun rumah virtual, mengisinya dengan
piala atau hadiah yang mereka peroleh setelah memainkan game
tertentu, atau membuat dekorasi avatar yang mencerminkan pribadi
pemiliknya.”
Harrison menambahkan, layanan yang disebut-sebut dapat
meningkatkan komunitas sosial via jaringan ini juga memungkinkan
pemilik PS3 untuk mengeksplorasi dunia virtual dalam PlayStation
Home. Pemain dapat saling berkunjung ke rumah virtual
masing-masing, berpesta, bahkan bermain game bersama-sama.
Hadirnya PlayStation Home langsung mendapat berbagai tanggapan,
baik analis maupun gamer.
Komentar yang bermunculan di situs-situs game terkemuka seperti
GameSpot dan GamePro menunjukkan bahwa sebagian besar gamer
merasa kurang puas dengan inovasi ini. “Kami butuh game baru
yang menggunakan kemampuan optimal konsol PS3,” “Layanan ini
menjiplak karya Nintendo dan Microsoft,” atau “Percuma kalau ada
layanan semacam ini tapi gamenya tidak ada,” adalah
contoh-contoh komentar yang sering bermunculan.
Di sisi lain, PlayStation Home mendapat tanggapan positif. Jack
Thomson, pengacara yang juga pengamat game mengakui bahwa
PlayStation Home dapat menjadi sarana komunikasi sosial antar
pemain. “Jadi, pemain tidak hanya sekedar menghabiskan waktu
hanya bermain game, tapi mereka dapat berkreasi dan melakukan
hal-hal yang lebih kreatif,” ujarnya.
Hingga artikel ini diturunkan, Sony baru merilis versi beta dari
PlayStation Home yang sudah dapat diakses melalui koneksi PS3.
DI BALIK RAHASIA MICROSOFT
Sementara itu, Microsoft melalui juru bicaranya Peter Molyneux
menggeber rahasia dari salah satu sekuel game buatan Microsoft
Game Studio, Fable 2. Meskipun gamenya sendiri belum rilis,
rahasia yang disampaikan Molyneux berhasil mengundang decak
kagum pengunjung presentasi.
Molyneux terlebih dahulu menjelaskan bahwa Fable 2 adalah game
berjenis Role-Playing Game (RPG) yang akan membawa pemain
bertualang dalam dunia yang penuh fantasi dan imajinasi. Yang
menjadikan Fable 2 berbeda dengan RPG lainnya adalah
diterapkannya sistem perkembang biakan melalui hubungan seksual.
“Sistem semacam ini telah banyak dikembangkan dalam RPG masa
kini, terutama yang online. Tapi dalam Fable 2, kita dapat
melakukan hubungan seksual dengan dua cara. Hubungan seksual
aman dengan menggunakan kondom, atau hubungan seksual terbuka
tanpa menggunakan pelindung apapun,” jelasnya.
Lebih lanjut, Molyneux menjelaskan bahwa jenis hubungan seksual
yang dipilih akan sangat menentukan masa depan dari karakter
yang kita mainkan. Apakah nantinya kita akan memperoleh
keturunan yang berbakti, atau sebaliknya membangkang dan
berbalik memusuhi kita? “Saya tidak tahu, jadi sebaiknya tunggu
sampai Fable 2 rilis,” jawab Molyneux.
AKHIRNYA GAME WII ONLINE
Di kubu Nintendo, yang turun mengumumkan game dan inovasi yang
akan segera digelontorkan Nintendo adalah kreator seri Super
Mario Bros, Shigeru Miyamoto.
Salah satu topik yang cukup menarik perhatian pengunjung adalah
terpilihnya Pokemon Battle Revolution sebagai game pertama yang
akan mengusung fitur online konsol generasi ketujuh Nintendo,
Wii.
Nantinya, pemilik Wii dan Nintendo DS (konsol genggam terbaru
Nintendo) dapat memainkan game Pokemon Battle Revolution secara
online.
Melalui interkoneksi Wii dan Nintendo DS, pemain dapat
menggunakan DS mereka untuk mengontrol pergerakan karakter dalam
Pokemon Battle Revolution.
Selain itu, mereka yang membeli game Pokemon Diamond & Pearl
untuk platform Nintendo DS dapat melakukan “importing” data game
yang telah mereka simpan dalam memori Nintendo DS ke Wii.
Sebagai informasi, Pokemon Battle Revolution baru dirilis untuk
kawasan Jepang (2006), sementara versi terjemahannya baru akan
beredar di kawasan Amerika Utara pada Juni mendatang. Pokemon
Diamond & Pearl sendiri akan dirilis pada April dan Mei 2007.
Nintendo juga mengumumkan akan segera meluncurkan browser Opera
untuk Wii Juni mendatang. Saat ini pemilik Wii dapat melakukan
download dan menjajal versi trial dari browser tersebut.
Analisa
Melihat hasil yang telah dipampang tiga produsen konsol di atas,
penulis berasumsi bahwa gelanggang pertarungan konsol game
generasi ketujuh akan kembali memanas. Meskipun demikian,
terlihat bahwa ketiga petarung di atas masih belum mengeluarkan
senjata pamungkas mereka.
Sony misalnya, yang telah mendapat dukungan dari banyak
pengembang game terkemuka, pun belum menggelontorkan informasi
mengenai rilis dan detail game andalan mereka. Sebut saja Final
Fantasy XIII Versus (Square-Enix) dan Metal Gear Solid 4
(Konami), dua game praedar yang diperkirakan akan mendongkrak
penjualan PS3.
Hal ini melahirkan spekulasi yang beraneka ragam. Beberapa
kalangan menilai bahwa Sony menderita kerugian yang cukup
membuat mereka untuk menunda rilis kedua game tersebut. Ada juga
yang berpendapat bahwa game-game tersebut masih dalam tahap
penggarapan dan baru akan digeber pada E3 mendatang.
Pendapat yang paling kontroversial adalah bahwa kemungkinan
Square-Enix dan Konami berencana untuk berpindah ke rival Sony,
dalam hal ini Wii dan Xbox 360. Masuk akal juga, karena setelah
menderita kekalahan dalam penjualan konsol, Sony tak dapat
mengucurkan banyak dana untuk menunjang proyek game kedua
developer raksasa tersebut.
Di sisi lain, Sony pun telah melahirkan sebuah karya inovatif
lewat PlayStation Home. Untuk diketahui saja, selama ini pemilik
PS3 banyak mengeluhkan soal minimnya fitur yang tersedia pada
PlayStation Network. Jadi, bolehlah fitur ini dijadikan sebagai
pengisi waktu sambil menunggu game-game anyar PS3 dirilis.
Nampaknya, Nintendo pun masih menyimpan amunisinya. Game terbaru
petualangan si tukang ledeng Mario dan Luigi yang saat ini
tengah dinanti-nanti, yang berkode nama “Super Mario Galaxy”
masih belum juga dirilis.
Agaknya Nintendo akan menahan dua bersaudara itu di belakang
panggung pentas lebih lama hingga rival-rivalnya mulai unjuk
gigi.
Sementara itu, baik Microsoft maupun Nintendo sama-sama
mengedepankan fitur game mereka. Secara keseluruhan, keduanya
berusaha mencapai target keuntungan sebesar-besarnya dengan cara
merangkul segala lapisan usia untuk diajak bermain game.
Hal itu dapat terlihat dari game-game besutan Microsoft yang
rata-rata telah mengintegrasikan fitur online di dalamnya,
sehingga siapa saja dapat bermain game dan bertukar pengalaman.
Melalui fitur Xbox Live Arcade, Microsoft juga telah berhasil
menyajikan berbagai pilihan game, mulai yang paling sederhana
seperti Tetris dan Pac-Man (rilis ulang game-game jaman dulu),
hingga yang rumit untuk konsumsi pemain berstatus “maniak.”
Hal serupa juga dilakukan Nintendo lewat strategi andalan mereka,
yakni mengintegrasikan layanan untuk produk-produknya. Kita
ambil contoh Wii dan DS, yang saat ini memiliki fitur
interkoneksi yang menjadikan kedua produk tersebut dapat
dimainkan oleh banyak orang dan dalam waktu yang bersamaan.
Kesimpulannya, kita akan melihat perkembangan dalam dunia game
yang tak hanya melibatkan gamer berstatus “hard core,” tapi juga
pemain game pada umumnya, bahkan mereka yang belum pernah
bermain game sama sekali. Strategi interkoneksi dan jaringan
online nampaknya akan menjembatani dalam rangka mewujudkan
sebuah tatanan masyarakat penikmat game yang inklusif dan
terintegrasi.
Masih banyak yang akan kita lihat dalam pertarungan konsol game
generasi ketujuh ini. Bagaimana kelanjutannya? Kita nantikan
dalam gelaran E3 mendatang!