ONANI
*yuck!*
Gue ucapin SELAMAT DATANG buat elo-elo yang udah SURVIVE dan berani
masuk ke artikel ini. Dari judulnya aja udah kebayang kalo ini
tulisan porno. Tapi nggak
perlu khawatir, karna gue nggak mau nyinggung tentang orang laen.
Ini cuma cerita seputar hal yang gue lakukan. Hal ini, yang sekarang
ini masih dalam
tahap penyembuhan.
"Enak", nggak ada kata yang lebih pas untuk ngedeskripsiin gimana
rasanya. Tindakan pelampiasan seksual pra-nikah ini biasanya
dikerjain sama cowo'. Ya
jelas donk, gue juga pernah!
Untuk pertama kali, Allah ngenalin gue ama yang beginian waktu gue
ngimpi tahun 1992. Pertama kali sih gue kaget, tapi waktu gue tanya
sama ORTU, mereka
bilang itu tanda kedewasaan. Wah, enak juga ya?
Seperti halnya cowo' kebanyakan yang suka ngelakuin ini, gue juga
ngelakuin kalo tertarik sama lawan jenis (iya laa, masa kalo
tertarik sama Kucing?). Tapi
pada perkembangannya, hal ini gue lakuin sebagai alat pelampiasan
rasa sakit hati gue kalo ada cewe' yang gue anggap telah menyakiti
gue. Gue seneng banget
kalo cewe' yang nggak tau diri atau berbuat seenaknya sama gue itu
bisa jadi ngak berdaya di dalam fantasi gue. Tapi lambat laun, gue
nyadar kalo itu adalah
tindakan BODOH yang SIA-SIA. Mereka mungkin malah ketawa kalo tau
gue berbuat demikian.
Sekarang ini gue dalam proses penyembuhan. Gue nggak berani bilang
sembuh 100%, karena terkadang gue masih juga melakukannya. Bedanya,
gue yang emang nggak
bisa ngeliat ini jadi lumayan berkurang kebiasaannya karna nggak
bisa ngeliat obyek porno (contohnya pantat Inul), jadi kemungkinan
untuk berhenti jadi
lebih besar. Setelah gue analisa, ternyata kegiatan gue nulis, bikin
lagu atau mengagumi seseorang (naksir cewe' yang gue hormatin), itu
semua bisa meredam
kebiasaan buruk ini. Mungkin point terakhir itu agak bertolak
belakang dan bisa kontroversi. Kagum sama cewe' bisa meredam Onani?
Iya...karena sekali gue
menghormati cewe' dan sampai memanggilnya "Princess", gue pasti
nggak akan melakukan hal itu. Gue tau hal itu perbuatan rendah, jadi
gue nggak mungkin
merendahkan orang yang gue hormatin, iya kan?
Do'ain gue, semoga gue bisa sembuh...
